Pendidikan

PPDB Zonasi, Siswa Dapat Memilih 16 SMPN

Pada tahun ini siswa yang dulu hanya dapat memilih 3 sekolah saat ini boleh memilih 16 sekolah yang diurutkan sesuai dengan prioritasnya.

PPDB Zonasi, Siswa Dapat Memilih 16 SMPN
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA COM, YOGYA - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta telah mengumumkan jadwal seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMP Negeri, Rabu (16/5/2018).

Berbeda dengan tahun lalu, selain menerapkan sistem zonasi, pada tahun ini siswa yang dulu hanya dapat memilih 3 sekolah saat ini boleh memilih 16 sekolah yang diurutkan sesuai dengan prioritasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana menjelaskan bahwa sistem PPDB berbasis Zonasi untuk SMPN dibagi menjadi 90 persen berbasis zonasi, 5 persen jalur khusus, dan 5 persen jalur prestasi luar zona.

Jalur khusus tersebut meliputi anak dari pejabat negara yang melaksanakan tugas atau mutasi ke Kota Yogyakarta.

Misalkan anak dari Danlanal, Kapolres, Kajari, Ketua Kehakiman, dan sebagainya.

Masih tergolong dalam jalur khusus yakni juga anak dari keluarga yang terdampak bencana sosial dan bencana alam serta anak dari guru yang mengajak di sekolah yang bersangkutan.

Sementara itu, untuk jalur prestasi luar zona adalah siswa yang memiliki prestasi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

"Selanjutnya untuk zona dalam kota yang prosentasenga 90 persen itu dibagi menjadi dua jalur, yakni jalur prestasi dalam zona 15 persen dan jalur zona murni 75 persen," ujarnya dalam Jumpa Pers di Dinas Komunikasi dan Persandian Kota Yogyakarta, Rabu (16/5/2018).

Edy menjelaskan, alasan pihaknya menerapkan kebijakan prestasi dan murni dan zona adalah untuk memberikan keadilan.

Hal tersebut dikarenakan letak SMPN di Kota Yogya tidak merata.

Misalkan di sisi utara terdapat tiga SMPN yang berdekatan yakni SMPN 1,8, dan 5 serta ada juga SMPN yang satu area yakni SMPN 6,7, dan 11.

"Sementara di Pakualaman, Mergangsan, dan Ngampilan tidak ada SMPN. Sisi selatan yang dekat SMPN 13,10, dan 9. Padahal Kotagede dan Umbulharjo wilayahnya luas tapi hanya ada SMPN 9. Maka dibuka prestasi dalam zona sebesar 15 persen sehingga anak-anak di wilayah manapun yang punya prestasi bisa memilih SMPN manapun," bebernya. (*)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help