Tak Hanya Sajikan Budaya Tionghoa, PBTY 2018 Juga Angkat Seni dan Budaya Nusantara

Dengan mengusung tema "Harmoni Budaya Nusantara", gelaran PBTY tahun ini seolah ingin menegaskan inklusivitas acara ini

Tak Hanya Sajikan Budaya Tionghoa, PBTY 2018 Juga Angkat Seni dan Budaya Nusantara
Tribun Jogja/ Rizki Halim
Salah satu penampilan barongsai di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta, Sabtu (24/2/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rizki Halim

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meskipun gelaran Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) merupakan ajang peringatan imlek bagi masyarakat Tionghoa di Yogyakarta, namun tidak hanya nuansa oriental khas Tiongkok yang akan disajikan di PBTY.

Dengan mengusung tema "Harmoni Budaya Nusantara", gelaran PBTY tahun ini seolah ingin menegaskan inklusivitas acara ini, dengan melibatkan berbagai macam kelompok, tidak hanya Tionghoa di dalamnya.

PBTY yang tahun ini memasuki gelaran ke-8 ini, memang akan banyak menampilkan berbagai budaya dan kesenian nusantara untuk mewarnai ramainya acara.

Menilik kembali ke belakang, memang di tahun-tahun sebelumnya, PBTY selalu mengangkat budaya dari seluruh Indonesia tidak hanya budaya Tionghoa.

Acara PBTY yang pada awal mulanya hanya sebagai wadah bazar kuliner dengan tema makanan khas peranakan, kini sudah menjelma menjadi acara yang memiliki banyak agenda.

Setidaknya tahun ini selain stan kuliner, masyarakat juga dapat menikmati hiburan yang beraneka ragam, pertunjukan lampion dan beberapa lomba lainnya yang digelar.

PBTY juga menjadi satu acara tahunan yang memiliki potensi untuk menggaet wisatawan yang akan berkunjung ke Yogyakarta. (*)

Penulis: Rizki Halim
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved