Gadis yang Tewas di Hutan Jati Blora Ternyata Diracun Terlebih Dulu

Saat itu tersangka pamit membeli sebotol teh. Ternyata teh itu kemudian dicampur racun Potasium Sianida (Potas) yang dibelinya.

Gadis yang Tewas di Hutan Jati Blora Ternyata Diracun Terlebih Dulu
dok. polres blora
Petugas mengevakuasi jenazah seorang wanita yang ditemukan di kawasan hutan jati di Blora 

TRIBUNJOGJA.COM - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Polres Blora, Jawa Tengah mengungkap kasus penemuan jasad perempuan muda tanpa identitas di kawasan Hutan Jati, Desa Wulung, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.

Jumat (16/2/2018) pagi, korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di petak 119, Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Jatisumo. Orang itu diketahui berinisial IL (26), warga Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jateng.

Kepala Polres Blora, AKBP Saptono mengatakan, dari keterangan pelaku, korban dihabisi karena persoalan cinta terlarang. Saat itu, tersangka menemui korban di lapangan Pancasila, Demak, Kamis (15/2/2018).

Korban kemudian diajak tersangka ke Blora. Sekitar pukul 17.00 WIB, ketika hujan deras, keduanya berteduh di kawasan hutan sekitar Tugu Monumen Pahlawan, Kecamatan Randublatung, Blora.

Dari sana, tersangka mulai membujuk rayu korban untuk berhubungan intim. Semula gadis itu menolak. Tapi karena mulut manis Edi yang berjanji hendak meminang korban, persetubuhan itu akhirnya terjadi.

Baca >> Pria Ini Buktikan Cinta Itu Buta setelah Bawa Kabur Istri Majikan

Usai puas melampiaskan hasratnya, tersangka mulai ingkar dengan berbagai macam alasan. Saat itu korban terus mempertanyakan kejelasan status hubungan mereka.

Korban yang takut mengalami kehamilan pun mendesak tersangka untuk memberitahukan alamat rumahnya serta mempertemukan dengan pihak keluarga tersangka.

Dari pengakuannya, saat itu tersangka pamit sebentar membeli sebotol teh. Ternyata tersangka sudah berniat buruk. Teh itu kemudian dicampur racun Potasium Sianida (Potas) yang dibelinya.

Teh tersebut diberikan kepada korban. Saat memberikan teh, pelaku mengakatan pada korban, teh telah dicampur obat untuk menggagalkan kehamilan.

Akhirnya korban meminumnya setelah dipaksa dengan cara dicekik. Dalam keadaan lemas, korban dibonceng tersangka. Tak lama, korban jatuh dari motor dan kejang-kejang. Korban kemudian dibuang di semak-semak kawasan hutan.

"Tersangka ini sangat dingin dan tak sedikit pun terlihat rasa penyesalan," kata Heri. (puthut dwi/kompas.com)

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help