Home »

DIY

» Bantul

KPU Bantul Olah Data Hasil Verifikasi Faktual Perindo dan PSI

Verifikasi faktual dilakukan untuk memastikan kebenaran data dalam kepengurusan dan keanggotaan Parpol sesuai data.

KPU Bantul Olah Data Hasil Verifikasi Faktual Perindo dan PSI
internet
KPU

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul masih mengolah data hasil proses verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan dua partai yaitu Perindo dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Hasil verifikasi faktual akan diumumkan 15 Januari 2018.

Ketua KPU Bantul, Muhammad Johan Komara, Senin (8/1/2018) mengatakan bahwa untuk proses verifikasi faktual Partai Perindo dan PSI sudah selesai dilakukan pada tengah pekan lalu.

"Tapi data belum selesai kita olah, rencana kita umumkan 15 Januari mendatang," kata Johan.

Sembari melakukan olah data Perindo dan PSI KPU juga akan melakukan verifikasi faktual dua partai kloter kedua yaitu Partai Berkarya dan Partai Garuda.

Untuk proses verifikasi faktual Partai Berkarya dan Partai Garuda, pihak KPU punya waktu setidaknya sampai 12 Januari 2018.

Verifikasi faktual sendiri dijelaskan Johan dilakukan untuk memastikan kebenaran data dalam kepengurusan dan keanggotaan Parpol sesuai data.

Baca: PSI dan Perindo Baru Diverifikasi Tahap Pertama KPU Kota Yogyakarta

Petugas KPU mendatangi kantor Parpol untuk mengecek alamat.

Termasuk syarat keanggotaan dari kaum perempuan 30 persen.

"Metodenya sampling acak sederhana 10 persen dari jumlah data yang memenuhi syarat, kita datangi lalu tanya apakah jadi anggota partai atau tidak, jika menyatakan tidak jadi anggota maka kita minta menandatangani surat pernyataan," imbuh Johan.

Khusus untuk partai lama (Peserta Pemilu 2014) tidak dilakukan verifikasi faktual dan ditetapkan sebagai peserta pemilu 2019.

KPU berpegang Pasal 173 Ayat 3 UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Selama pasal tersebut tidak dibatalkan MK maka tidak dilakukan verifikasi faktual partai lama.

Partai lama ini adalah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help