Kementrian PPPA: Pelaku Klitih Dibawah Umur Merupakan Kegagalan Pembinaan Orangtua

Salah satu isu lokal yang berada di Yogyakarta adalah masalah klitih, yang biasanya dilakukan oleh anak di bawah umur.

Kementrian PPPA: Pelaku Klitih Dibawah Umur Merupakan Kegagalan Pembinaan Orangtua
tribunjogja/rizki halim
Pribudiarta Nur Sitepu, Sekretaris Menteri Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rizki Halim

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Maraknya kejahatan yang dilakukan oleh anak dibawah umur akhir-akhir ini menjadi salah satu hal yang disoroti oleh masyarakat.

Jal tersebut menjadi perhatian bagi Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) akan kejadian kekerasan yang dilakukan oleh anak akhir-akhir ini.

Salah satu isu lokal yang berada di Yogyakarta adalah masalah klitih, yang biasanya dilakukan oleh anak di bawah umur.

Sekertaris Mentri PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu, mengungkapkan bahwa para pelaku dibawah umur tersebut juga bisa dibilang sebagai korban.

"Pelaku dibawah umur merupakan produk kegagalan dalam pembinaan yag dilakukan orang tua," ujar Pribudiarta.

Ada juga faktor lain yang menyebabkan hal tersebut, seperti kemiskinan maupun penyalahgunaan obat terlarang.

Sementara itu hukuman yang diberlakukan untuk pelaku klitih yang ada di bawah umur Pribudiarta menekankan sudah ada undang-undang yang mengatur.

"Kita ada peraturan perundang-undangan anak, misalnya anak dibawah 12 tahun, akan kita kembalikan ke masyarakat," tutup Pribudiarta. (*)

Penulis: Rizki Halim
Editor: oda
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help