TribunJogja/
Home »

Sport

Torehkan Prestasi Gemilang, Perisai Diri UGM Berjaya di Brawijaya Open Cup Malang

Mereka berhasil menyabet gelar juara umum II pada kejuaraan silat Perisai Diri '1st Brawijaya Open Cup 2016', yang digelar di Universitas Brawijaya

Torehkan Prestasi Gemilang, Perisai Diri UGM Berjaya di Brawijaya Open Cup Malang
dok.Perisai Diri UGM
Kontingen Perisai UGM berhasil meraih juara umum II pada kejuaraan Brawijaya Open Cup 2016 di Universitas Brawijaya Malang. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kontingen Perisai Diri Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta kembali berhasil menorehkan prestasi gemilang.

Mereka berhasil menyabet gelar juara umum II pada kejuaraan silat Perisai Diri '1st Brawijaya Open Cup 2016', yang digelar di GOR Samantha Krida Universitas Brawijaya Malang, 28 September-2 Oktober 2016 kemarin.

Para pesilat Perisai Diri UGM sukses membawa pulang 9 emas, 4 perak dan 5 perunggu pada kejuaraan yang diikuti oleh 38 kontingen dari sejumlah daerah di nusantara tersebut.

Sementara juara umum 1 diraih oleh kontingen Bali United dengan perolehan 12 emas, 4 perak dan 6 perunggu. Sedangkan juara umum III diraih oleh kontingen Kabupaten Pasuruan yang meraih 8 emas, 3 perak dan 6 perunggu.

Selain menyabet juara umum II, Perisai Diri UGM juga mengukuhkan diri sebagai kontingen terbaik pada kejuaraan tersebut. Ini tentu menjadi prestasi tersendiri bagi Perisai Diri UGM.

Torehan prestasi gemilang ini disambut positif oleh seluruh atlet, manajer, dan ofisial Perisai Diri UGM yang pada kejuaraan kali ini turun dengan kekuatan 24 atlet dan mengikuti nyaris seluruh kelas yang dipertandingkan.

Manajer kontingen Perisai Diri UGM, Maharsa Pradityatama, menyebut raihan ini sebagai hal yang sangat membanggakan. Lebih dari itu, dia juga menyebut apa yang ditorehkan para atlet Perisai Diri UGM melampaui target dan ekspektasi yang ditargetkan.

"Ya tentunya kami bersyukur sekali atas torehan teman-teman semua, yang telah berjuang keras di arena selama pertandingan, raihan ini juga di luar ekspektasi kami dan melampaui target, terlebih kami juga bisa meraih gelar kontingen terbaik," ujarnya, Selasa (4/10/2016).

Medali emas yang ditorehkan para pesilat UGM berasal dari nomor pertandingan versi Perisai Diri, di antaranya dari nomor pertandingan Serang Hindar, Kerapihan Teknik Senjata Beregu, Teknik Kombinasi Beregu, Berpasangan Campuran dan Solo Spel Senjata. Sementara perak dihasilkan dari nomor pertandingan laga kategori IPSI, serta perunggu juga dari kategori versi IPSI dan Serang Hindar.

Maharsa menambahkan, secara umum sebenarnya persiapan kontingen Perisai Diri UGM dalam mengikuti kejuaraan ini terbilang tidak terlalu optimal. Hal itu dikarenakan kesibukan para atlet yang mayoritas masih berstatus mahasiswa aktif, dan mereka harus berlatih di sela kesibukan dan tugas kampus yang cukup menyita tenaga, pikiran dan waktu.

"Namun teman-teman akhirnya bisa membuktikan bahwa dengan semangat, motivasi, dan kerja keras di arena, kami akhirnya bisa meraih 9 emas, ini benar-benar di luar target kami dari manajerial dan pelatih," imbuh dia.

Prestasi ini pun sekaligus seolah membuktikan bahwa Perisai Diri UGM menjadi satu tim yang diperhitungkan dalam dunia silat Perisai Diri di level nasional. Setidaknya dalam beberapa tahun terakhir, mereka sanggup membuktikan prestasi pada sejumlah kejuaraan yang diikuti, termasuk menyabet juara umum dan membawa Piala Presiden RI pada Kejuaraan Nasional antar perguruan tinggi tahun 2015 lalu di Universitas PGRI Semarang.

"Tentu prestasi ini merupakan keberhasilan bersama, keberhasilan tim. Hasil kerja keras dan perjuangan teman-teman atlet, strategi jitu dan suntikan moral dari pelatih, dan kekompakan tim serta manajerial dan pengurus UKM. Kami persembahkan prestasi ini untuk kampus UGM, unit UKM Perisai Diri UGM, serta juga Perisai Diri DIY karena kami juga bagian sekaligus membawa nama PD DIY pada kejuaraan ini," pungkasnya. (*)

Penulis: ton
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help