Satu atlet Judo Mengundurkan Diri

Salah satu atlet judo DIY, Joni terpaksa harus mengundurkan diri dari PON 2016 di Jawa Barat karena cedera leher yang dialaminya belum pulih.

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Salah satu atlet judo DIY, Joni terpaksa harus mengundurkan diri dari PON 2016 di Jawa Barat karena cedera leher yang dialaminya belum pulih.

Keputusan tersebut terpaksa diambil untuk melindungi karier atlet yang dinilai masih cukup panjang.

Ketua harian PJSI DIY, Cahyo Purwanto mengatakan untuk PON 2016 ini, pihaknya rencananya akan memberangkatkan 10 atlet, terdiri dari 6 atlet reguler dan 4 atlet mandiri.

Hanya saja, salah seorang atlet, Joni terpaksa batal mengikuti gelaran dua tahunan tersebut karena cedera leher yang dialami saat mengikuti pelatda belum sembuh.

“Joni ini atlet mandiri, sudah hampir sebulan mendapatkan penanganan, tapi saat dirontgen, tulangnya belum menyambung. Pengurus akhirnya tidak mengizinkan meski yang bersangkutan ingin tetap ikut,” katanya saat dihubungi Tribun Jogja, Jumat (10/6/2016).

Dia menjelaskan pengurus PJSI tidak mengizinkan Joni untuk ikut PON karena cedera yang dialaminya belum sembuh.

Sebab, jika memaksakan diri untuk ikut PON, malah bisa membahayakan kondisinya serta karirnya.

Dengan mundurnya salah seorang atlet ini, dalam PON 2016 yang akan diselenggarakan pada September mendatang, Judo DIY hanya akan mengirimkan sembilan orang atlet.

Terdiri dari enam atlet reguler dan tiga atlet mandiri.

“Awalnya ada 10 atlet, enam reguler dan empat mandiri. Tapi satu orang mengundurkan diri,” jelasnya. (tribunjogja.com)

Penulis: has
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved