BKB Ajukan Arsip dan Dokumen Pemugaran Candi Borobudur Sebagai Memory of The World
Perawatan dan pengamanan arsip tentang peninggalan wangsa Syailendra itu akan ada di bawah UNESCO.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ribuan arsip dan dokumen tentang Candi Borobudur diusulkan untuk masuk dalam memory of the world oleh Balai Konservasi Borobudur (BKB).
BKB menyebut pengajuan arsip Borobudur sebagai memory of the world dilatar belakangi status candi tersebut yang merupakan warisan cagar budaya dunia (World Heritage).
Kepala BKB, Marsis Sutopo, menjelaskan arsip tentang Candi Borobudur merupakan satu diantara dokumen dari Indonesia yang diusulkan untuk masuk dalam daftar memory of the world.
Tiga di antaranya adalah, arsip rekonstruksi Aceh pasca tsunami, arsip Gerakan Non Blok, dan arsip Cerita Daerah Panji.
Nantinya, perawatan dan pengamanan arsip tentang peninggalan wangsa Syailendra itu akan ada di bawah UNESCO.
"Untuk arsip Candi Borobudur yang kami usulkan adalah arsip sejak zaman Belanda sampai restorasi candi dari tahun 1973-1983. Dan bersamaan dengan peringatan 25 tahun Candi Borobudur kali ini, kami mengajukan arsip tentang sejarah dan pemugaran candi untuk menjadi salah satu memory of the world," papar Marsis, Jumat (11/3/2016).
Adapun arsip maupun dokumen yang akan diajukan oleh BKB terdiri dari berbagai jenis dan jumlah. Seperti gambar dan peta kalkir sebanyak 6.043 lembar, foto pemugaran Candi Borobudur sebanyak 71.851 lembar.
Kemudian klise/negatif foto dari kaca ukuran 9x12 centimeter sebanyak 7.024 keping, negatif film (3.5x2.5) dan (8.5x6) sebanyak 65.741 keping, foto slide sebanyak 13.512 frame.
"Dan ada juga rol film ukuran 16 milimeter sebanyak 6 film. Terdiri dari dua film warisan budaya, dua film stone treatment, film Borobudur the cosmic and Mountain, serta satu film tanpa judul," paparnya.
Dia menyebut, selama ini terdapat beberapa arsip maupun dokumen dari Indonesia yang sudah masuk dalam daftar memory of the world. Antara lain arsip Babat Diponegoro, arsip La Galigo dari Sumatera Selatan, arsip Konferensi Asia Afrika, serta arsip VOC.
Kepala Seksai Layanan Konservasi BKB, Iskandar M Siregar menambahkan, saat ini pihaknya tengah menyelesaikan arsip dan dokumen pembetulan. Diharapkan, seluruh arsip tentang Candi Borobudur sudah bisa diusulkan dan masuk dalam memory of the world pada bulan Mei mendatang.
"Kalau untuk pengumuman atau jawaban dari UNESCO terkait usulan ini diperkirakan dilaksanakan setelah sidang pada Desember 2017 mendatang," jelasnya. (Tribunjogja.com)