Ternyata Sederhana, Begini Mengambar Rumah dengan Benar Saat Psikotes

Pintu dan jendela yang terbuka menandakan bila Anda sangat terbuka dan suka berinteraksi dengan orang lain.

Tayang:
Penulis: say | Editor: Iwan Al Khasni
YOUtube
Ilustrasi gambar rumah 

TRIBUNJOGJA.COM - Bagi yang pernah melamar kerja sampai pada tahap psikotes, Anda mungkin tidak akan asing dengan tes menggambar rumah.

Sebenarnya gambar rumah seperti apa yang dicari oleh pencari kerja?

Bagus atau jeleknya gambar tidak terlalu berpengaruh pada nilai hasil tes.

Namun, tebal tipisnya garis yang dibuat serta unsur apa saja yang ada dalam gambar dapat mempengaruhi penilaian terhadap diri Anda.

Jadi, gambar rumah seperti apa yang harus dibuat saat psikotes?

Sebagaimana dikutip dari academia.edu, Rabu (24/2/2016), garis dan dinding yang digambar mewakili ego seseorang.

Bila terlalu samar, ini menunjukkan bahwa kita memiliki ego yang lemah.

Namun bila terlalu tebal, kecemasan kita terhadap suatu hal dinilai berlebihan. Oleh karena itu, buatlah garis dengan ketebalan sedang.

Kemudian atap mewakili fantasi seseorang. Terlalu memperhatikan atap dalam menggambar menunjukkan Anda adalah orang yang terlalu memperhatikan fantasi dalam kehidupan.

Adapun pintu dan jendela melambangkan keterbukaan untuk berinteraksi dengan orang lain maupun lingkungan.

Pintu dan jendela yang terbuka menandakan bila Anda sangat terbuka dan suka berinteraksi dengan orang lain.

Bila diminta untuk menggambar rumah, pohon dan orang, ada baiknya Anda memperhatikan sejumlah hal berikut.

Dalam beberapa versi, rumah dimaknai sebagai ayah, pohon adalah ibu dan orang adalah dira kita.

Semakin besar ukuran yang digambar, semakin besar pula pengaruhnya bagi kehidupan.

Menambah pagar di sekeliling rumah juga perlu untuk dicoba karena ini menunjukkan bahwa kita adalah pribadi yang memperhatikan keamanan dan waspada. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved