Harus Cakar-cakaran Berebut Tas Versace
MESKI berstatus bekas, namun barang-barang dengan merek terkenal tetap saja menggoda untuk dimiliki
Penulis: tea | Editor: Rina Eviana Dewi
Sejumlah perempuan berkumpul di ruang tengah kediaman Ena Vadag. Mereka sedang sibuk mempersiapkan barang-barang yang akan dijual di acara "Garage Sale Amal" yang diadakan oleh Kelompok Arisan Happy Mommy, selama 8 hari berturut-turut.
Salah satu dari mereka, Elfie Khestanon mulai membongkar produk yang dibawanya di dalam tasnya berupa baju, tas, sepatu yang tentunya semuanya bermerek. Ada sepatu merek Guess, Rotelli, Tas Donini, Zara dan Channel.
Saat barang koleksinya dikeluarkan, tiba-tiba Greya Wiranata (25) yang juga anggota komunitas langsung menyambarnya. Greya yang sudah hamil 9 bulan ini langsung mencoba sepatu bermerek Guess pada kakinya.
"Wah pas banget, keren, masih bagus. Biar barang second tetap aja kalau asli, aku mau banget," ucap Greya.
Grey sapaan fotomodel cantik ini merogoh kocek hingga Rp 4 juta di acara tersebut. Uang tersebut dipakai untuk membawa pulang produk branded seperti sepatu Amante dan Rotelli juga tas Guess dan Donini. Ia mengaku memanfaatkan momen tersebut untuk memborong produk branded dengan harga murah.
"Kalau beli aslinya pasti mahal, kalau beli second kan cuma bayar separuhnya aja. Cuek aja pakai barang second yang penting belinya pakai uang halal dan hasil penjualannya untuk disumbangkan," ucap Pemilik Nitiprayan Homestay ini.
Anggota arisan lainnya, Rury Harliny juga ikut berebut produk fashion yang dijual teman-temannya itu. Ia memborong tas merek Guess, Channel dan Versace dan juga sepatu merek Nine West.
"Tadi sempat kalap karena harus rebutan dan cakar-cakaran untuk dapetin tas Chanel dan Versace. Murah banget tasnya cuma Rp 50 ribu dan Guess cuma Rp 150 ribu, semua barang asli bermerek," ucapnya.
Komunitas Happy Mom adalah kelompok arisan ibu-ibu cukup populer di Kota Gudeg ini yang sudah 2 tahun terbentuk. Para sosialita ini menyadari kalau hidup harus seimbang. Meski berada di kalangan menengah atas, mereka pun ingin tetap berbagi untuk kalangan yang tidak mampu.
Garage Sale Amal diadakan bukan sekedar untuk berjualan produk fashion saja, tapi juga sebagian hasilnya akan disumbangkan untuk panti asuhan, salah satunya Panti Asuhan Gotong Royong khusus balita di daerah Bantul.
"Awalnya biasa ibu-ibu ngobrol tentang barang-barang bekas yang di rumah menuh-menuhin tempat, akhirnya kita sepakat bikin Garage Sale untuk amal," ucap Elfie kepada Tribun Jogja, Sabtu (16/3).
Produk-produk yang dijual rata-rata memang milik para anggota arisan tersebut, berupa barang baju, tas, sepatu, mainan anak, perlengkapan tidur bayi dan aksesoris, baik itu new stuff, 2nd stuff dan 2nd branded stuff. Harganya pun tak mahal produk dijual mulai Rp 10.000 hingga Rp 4 juta. Garage Sale Amal ini masih berlangsung sampai Jumat (22/3/2013) mendatang, bertempat di Pandega Marta Raya No 49 Yogyakarta, mulai jam 09.00 - 16.00. (theresia andayani).