Bocah SD Tewas saat Memancing

Nugraha (12), siswa kelas 5 SDN Ngerangan 3, Cawas tewas tenggelam di Kali Jonggo, Dukuh Jonggo, Desa Karangasem

Penulis: oda | Editor: Rina Eviana Dewi
Laporan Reporter Tribun Jogja, Obed Doni Ardiyanto


TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN
- Nugraha (12), siswa kelas 5 SDN Ngerangan 3, Cawas tewas tenggelam di Kali Jonggo, Dukuh Jonggo, Desa Karangasem, Kecamatan Cawas, sekitar pukul 02.30 WIB, Senin (11/2/2013). Dia tenggelam ketika pergi memancing di sungai tersebut bersama dengan dua rekan seumurannya.


Kejadian itu berawal ketika Nugraha pergi memancing di Kali Jonggo sekitar pukul 14.30 WIB. Warga Dukuh Margorejo, Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat itu berangkat bersama ayahnya, Bambang, dan kedua temannya. Sekitar pukul 02.20 WIB, ayah Nugraha pulang ke rumah mendahului mereka.


Nugraha yang tengah memancing bersama teman-temannya, tiba-tiba terjatuh ke dalam sungai tersebut. Kedua temannya yang panik tidak tahu harus berbuat apa melihat temannya yang tidak bisa berenang. Mereka langsung meninggalkan lokasi untuk pulang ke rumahnya masing-masing dan melaporkan kejadian itu pada orang tua mereka.


Orang tua kedua anak itu langsung bergegas melaporkan ke orang tua korban. Mereka langsung menuju ke lokasi. Naas, korban sudah tidak terlihat di lokasi dan diduga tenggelam. Orang tua korban langsung melaporkan ke Polsek Bayat yang kemudian dilanjutkan ke tim Search And Rescue (SAR) Klaten karena membutuhkan evakuasi.


“Kami langsung meluncurkan tim perintis ke lokasi, dari SAR dan anggota pemadam kebakaran Klaten. Warga sudah melakukan evakuasi, dan korban yang telah kehilangan nyawa akhirnya ditemukan di dasar sungai itu. Kondisi perutnya membuncit, mungkin sudah dipenuhi air,” jelas salah satu anggota SAR Klaten, Rian Hilal, di Klaten, Senin (11/2/2013).


Sementara itu, petugas Polsek Bayat juga telah berada di lokasi bersama petugas puskesmas setempat. “Tidak ada tanda-tanda penganiayaan ditemukan di tubuh korban. Ini murni kecelakaan. Jasad korban langsung dihantarkan ke keluarganya untuk disemayamkan,” tutur Kapolsek Bayat, AKP Widji D.M. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved