Stok Obat Flu Burung Dinkes Sleman Terbatas

Stok obat flu burung (tamiflu) di Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman hanya tinggal 300-an tablet saja.

Editor: Rina Eviana Dewi
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Stok obat flu burung (tamiflu) di Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman hanya tinggal 300-an tablet saja. Padahal idealnya dibutuhkan minimal 1.500 tablet untuk antisipasi flu burung.

"Memang idealnya 1.500-an tablet sebagai stok. Stok ini juga untuk setiap puskesmas sebagai antisipasi jika ada kejadian," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Mafilindati Nurani, Senin (17/12/2012).

Linda sapaan akrabnya mengatakan jika ada kejadian yang membutuhkan obat yang lebih dari itu bisa langsung meminta ke provinsi DIY.  Kebutuhan obat di Dinkes menurutnya berada dibawah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Obat dan Alat Kesehatan (POAK) Sleman.

"Beberapa obat di puskesmas memang ada yang sudah kedaluwarsa karena tidak terpakai. Namun, obat itu harus ada stoknya supaya tidak kebingungan jika ada kejadian, karena obat itu juga tidak murah," kata dia.

Di Sleman sendiri baru-baru ini ada kasus kematian orang karena flu burung atau tepatnya pada Agustus lalu di Prambanan. Saat itu, Dinkes langsung menertapkan Sleman berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) flu burung.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved