Asosiasi Pengusaha Apotek Tolak Pendirian Apotek K-24
Pendirian apotek waralaba tersebut dinilai belum tepat karena kebutuhan obat di Kulonprogo masih bisa dicukupi dari apotek yang ada
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Asosiasi Pengusaha Apotek dan Apoteker (ASPAK) Kulonprogo bersikukuh menolak pendirian Apotek K-24 di Wates. Pendirian apotek waralaba tersebut dinilai belum tepat karena kebutuhan obat di Kulonprogo masih bisa dicukupi dari apotek yang ada.
Ketua ASPAK, Muhammad Ulinuha mengatakan pendirian sebuah apotek bukan semata-mata bertujuan untuk bisnis. Faktor ketersediaan obat di wilayah Kulonprogo juga harus tetap diperhatikan sehingga pihaknya tetap menolak pendirian apotek waralaba K24.
“Kami tetap menolak pendirian apotek K 24 atau setidak-tidaknya pendiriannya ditunda hingga waktu yang tidak terbatas,”katanya, Selasa(18/9/2012).
Menurutnya, keputusan menolak ini diambil setelah seluruh anggota ASPAK melakukan pertemuan untuk membahas rencana pendirian apotek waralaba tersebut pada Sabtu(16/9) lalu. Seluruh anggota ASPAK sepakat untuk menolak pendiriannya.
Sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pendirian apotek K24, Ulin juga mengatakan pihak ASPAK sudah melakukan audensi dengan bupati.
Kepada bupati, ASPAK meminta pendirian apotik waralaba tersebut dikaji ulang untuk melindungi pengusaha apotek local Kulonprogo. (tribunjogja.com)