Ramadan 1433 H
Tips Mudik Aman Selama Puasa
Mudik harus dipersiapkan secara matang, terlebih bagi anda yang menempuh perjalanan panjang
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: tea
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mudik harus dipersiapkan secara matang, terlebih bagi anda yang menempuh perjalanan panjang menggunakan kendaraan pribadi semisal sepeda motor maupun mobil. Selain resiko kelelahan akibat berpuasa, biasanya arus lalu lintas juga sudah mulai padat sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra saat melewati rute - rute yang rawan kecelakaan. Oleh karena itu, ada baiknya jika dirasakan tidak memungkinkan, maka disarankan untuk tidak menjalankan ibadah puasa selama dalam perjalanan. Namun, bagi yang tetap menjalankannya, tak ada salahnya menyimak beberapa tips berikut ;
1. Berangkat Setelah Sahur
Sebaiknya mulailah perjalanan setelah santap sahur. Dengan begitu, anda memiliki banyak energi untuk digunakan selama menempuh perjalanan. Kondisi badan juga masih fresh setelah beristirahat satu malam. Ada beberapa diantaranya yang memilih berangkat malam hari, namun perlu diperhatikan bahwa perjalanan malam memiliki resiko lebih besar, bisa karena ngantuk atau karena terbatasnya jarak pandang.
Selain itu, bagi yang menggunakan kendaraan roda dua, perjalanan malam berbahaya bagi kesehatan. Tapi bagi anda yang sudah terbiasa perjalanan malam, tak ada salahnya cara itu menjadi pilihan. Setelah menentukan jam berangkat, lantas pastikan dengan benar berapa lama perjalanan yang diperlukan hingga sampai ke kampung halaman. Sesuaikan dengan keinginan kapan anda ingin tiba di tempat itu dengan waktu berangkat memulai perjalanan.
2. Jangan Dibuat Terlalu Nyaman
Puasa biasanya bisa memicu serangan kantuk. Terutama pada saat siang hari. Bagi anda yang mengendarai kendaraan roda empat, kondisi tersebut patut diwaspadai, terlebih angka kecelakaan paling banyak disebabkan karena kondisi pengemudi yang mengantuk. Oleh karena itu, perhatikan faktor - faktor yang kerap memicu datangnya serangan kantuk. Semisal biasanya orang mudah mengantuk dalam situasi yang membuat dirinya nyaman, ruangan ber-AC, alunan musik yang enak didengar, serta posisi duduk yang nyaman pula. Dengan demikian, buatlah suasana di dalam mobil yang tak terlalu nyaman bagi pengemudi semisal menyetel musik yang keras atau tidak menyalakan AC terlalu besar. Biarkan tubuh melakukan perlawanan dengan kondisi yang kurang nyaman tersebut sehingga memaksa anda tetap terjaga. Tentu lebih baik sering menepi untuk beristirahat, dibandingkan dengan mendapatkan resiko yang lebih buruk.
3. Ajak Teman Bicara
Untuk melawan kantuk, anda juga bisa menyuruh seseorang untuk terus mengajak anda berbincang tanpa harus mengurangi konsentrasi anda saat mengemudi.
4. Maksimalkan Istirahat
Jika tidak memungkinkan menempuh perjalanan saat tengah hari, maka alangkah lebih baiknya maksimalkan waktu tersebut untuk beristirahat, dan melanjutkan perjalanan kembali menjelang sore. Namun, sebelum memutuskan melanjutkan perjalanan, ada baiknya lakukan olah raga ringan untuk menyegarkan kembali kondisi tubuh.
5. Persiapkan Nomor - Nomor Penting
Persiapkan nomor - nomor penting semisal Jasa Marga, Polisi, Pos Kesehatan.
6. Bawa Peta Mudik dan Obat - Obatan
Pelajari rute jalur mudik anda dengan membawa peta mudik sekaligus memelajari jalur - jalur alternatif yang dialihkan. Serta jangan lupa untuk membawa obat - obatan P3K. (*)