Publik Area
Jalur Lambat Malioboro Sulit Steril
pemanfaatan jalur lambat diakuinya sulit disterilkan dari pedagang dan parkiran sepeda motor,
Penulis: Yoseph Hary W | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM,YOGYA -- Divisi Trantip UPT Malioboro Achmad Samsudi menanggapi kritikan tukang becak terkait pemanfaatan jalur lambat di Malioboro yang belum sesuai aturan.
Menurutnya, pemanfaatan jalur lambat diakuinya sulit disterilkan dari pedagang dan parkiran sepeda motor, "Kami juga sudah sering mengingatkan kepada pengendara agar tidak parkir di jalur khusus becak itu. Tapi sulit karena kebanyakan pelanggar adalah komunitas itu sendiri," jelasnya, Rabu (13/6/2012).
Dia mencontohkan, misalnya pedagang yang bongkar muat atau mengeluarkan dagangannya. Sementara jalur lambat padat, kapasitasnya tak cukup untuk becak dan andong. (*)