Sweeping Sampah Pantai Imorenggo Kulonprogo
Sweeping Sampah Pantai Imorenggo Kulonprogo
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: oktora-veriawan
Pantai Imorenggo memang tempat wisata baru di Pesisir Kulonprogo. Namun sayang, keindahan pantai ini tercemar dengan tumpukan sampah di sepanjang bibir pantai.
PASIR hitam dengan rerimbunan pepohonan khas pantai masih terlihat tumbuh subur. Keindahan itulah yang membuat Pantai Imorenggo tak kalah menarik dengan tempat wisata pantai lainnya di Kulonprogo dan DI Yogyakarta.
Namun sayang, sampah-sampah yang menumpuk di sepanjang pantai membuat keindahan pantai sedikit berkurang. Sampah tersebut merupakan limbah bawaan dari aliran Sungai Progo yang bermuara di Pantai Selatan. Sampah-sampah ini selalu memenuhi kawasan pantai setiap kali Sungai Progo banjir besar.
Sampah-sampah ini kemudian terbawa ombak dan akhirnya mendarat di sepanjang tepi pantai sehingga sangat mengganggu keindahan wisata alam ini.
Banyaknya timbunan sampah yang merusak keindahan pantai ini membuat ratusan mahasiswa dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta yang sedang melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di wilayah Karangesewu tergerak hatinya.
Mereka mengajak seluruh peserta KKN , masyarkat serta aparat pemerintahan mulai dari desa, kecamatan hingga Pemkab untuk bahu-membahu membersihkan lokasi pantai, Jumat (24/2).
Terik panas matahari yang menyengat tak dihiraukan oleh seluruh peserta kerja bakti.
Dengan membawa tas plastik hitam, satu-persatu sampah di tepi pantai dibersihkan. Mereka pun tak terlihat jijik saat memungut sampah.
Hanya dalam hitungan menit, tas plastik besar yang digunakan untuk memungut sampah langsung penuh. Sampah-sampah ini kemudian langsung dibawa ke pinggir jalan untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam truk sampah yang sudah disiapkan sebelumnya.
Seorang mahasiswi UAD, Yulia Safitri (21), mengaku kegiatan membersihkan sampah di pantai ini merupakan salah satu upaya untuk menanamkan kepedulian terhadap kebersihan. Sebagai seorang yang berpendidikan, seorang mahasiswa harus bisa memberikan contoh yang baik terutama dalam masalaah persampahan.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian mahasiswa serta masyarakat terhadap keberadaan obyek wisata Pantai Imorenggo. Jika pantai dipenuhi dengan sampah, maka akan memberikan pandangan yang jelek kepada wisatawan sehingga tidak jadi berwisata lagi," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kulonprogo, Eko Whisnu Wardana, menambahkan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan membersihkan sampah di pantai yang dimotori oleh mahasiswa ini.
"Kegiatan seperti ini sangat positif bahkan harus terus digalakan lagi sehingga bisa dilakukan secara rutin. Selama ini kawasan Pantai Imorenggo memang banyak sampahnya karena berdekatan dengan muara sungai Progo. Setiap kali banjir, tumpukan sampah pasti memenuhi sepanjang pantai sehingga seluruh stakeholder harus turut membantu untuk membersihkannya," katanya.(hari susmayanti)