PAD Sleman Diperkirakan Melonjak Tajam

Bupati Sleman memperkirakan PAD tahun 2012 bakal melonjak karena pengalihan PBB-P2 menjadi pajak daerah

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar |
Laporan Reporter Tribun Jogja Mona Kriesdinar

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sleman, kemungkinan mengalami peningkatan yang signifikan setelah disahkannya kebijakan Pengalihan Pajak Bumi dan Bangunan  Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P-2) menjadi pajak daerah. Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam sambutan sosialisasi pengalihan PBB-P2, di Hotel Sahid, Rabu (08/02/2012) menjelaskan, pengalihan tersebut memang diharapkan dapat memberikan tambahan yang cukup signifikan terhadap PAD mengingat potensi penerimaan PBB-P2 selama lima tahun terakhir, menunjukan angka peningkatan yang cukup tinggi.

Hal itu terbukti pada tahun 2007 realisasi penerimaan PBB-P2 mencapai Rp 26, 24 milyar, kemudian pada tahun 2008 meningkat menjadi Rp 38,91 milyar serta di tahun 2009 meningkat menjadi Rp 40,88 milyar.

“Meski ditahun 2010 Kabupaten Sleman terjadi musibah erupsi merapi, namun realisasi penerimaan PBB-P2 bisa mencapai Rp 44,15 milyar. Sedangkan tahun 2011 lalu realisasi pendapatan PBB-PB di Kabupaten Sleman kembali meningkat menjadi Rp 46,21 milyar,” jelasnya.

Dirinya melanjutkan, dengan adanya pengalihan PBB-P2 menjadi pajak daerah berarti hasil penerimaan pajak dan pengelolaan sepenuhnya oleh daerah yang tentunya penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Sleman akan semakin meningkat.

Sementara itu, Direktur Jendral Perimbangan keuangan Kementrian Keungan RI Ardiansyah mengatakan, pengalihan PBB-P2 dan BPHTB memerlukan persiapan yang tidak sedikit. Maka dalam UU nomor 28 tahun 2009 masih diatur dalam masa trasisi. Dalam aturan itu ,BPHTB mulai dipungut daerah tanggal 1 januari 2011, sedangkan PBB-P2 dapat dipungut daerah sejak tanggal 1 januari 2011 dan paling lambat 1 januari 2014 mendatang.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved