Resep Gatot Singkong, Makanan Tradisional Khas Gunungkidul

Gatot singkong merupakan salah satu kuliner tradisional khas Gunungkidul yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
pinterest.com
Gatot Singkong - Gatot singkong adalah makanan tradisional khas Gunungkidul yang terbuat dari singkong fermentasi dan parutan kelapa kukus. 

Ringkasan Berita:
  • Gatot singkong khas Gunungkidul dikenal sebagai kuliner tradisional sarat sejarah dengan cita rasa sederhana.
  • Berawal dari makanan pokok pengganti nasi di masa sulit, gatot singkong kini hadir sebagai sajian nostalgia yang dirindukan banyak orang.
  • Tekstur kenyal dan aroma khas hasil fermentasi alami membuat gatot singkong tetap digemari sebagai camilan.
  • Resep gatot singkong tradisional mudah dibuat di rumah dan menjadi simbol ketahanan pangan serta warisan kuliner leluhur.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Gatot singkong merupakan salah satu kuliner tradisional khas Gunungkidul yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal.

Makanan ini terbuat dari singkong yang difermentasi secara alami hingga menghasilkan tekstur kenyal dengan aroma yang khas.

Dahulu, gatot dikenal sebagai makanan pokok pengganti nasi pada masa sulit, namun kini justru hadir sebagai sajian nostalgia yang dirindukan banyak orang.

Proses pembuatan gatot singkong tergolong sederhana, tetapi tetap membutuhkan ketelatenan.

Baca juga: Cara Membuat Tiwul Singkong Gaplek: Resep Tradisional Jawa Tengah & Jawa Timur

Berikut resep dan langkah-langkah cara membuat gatot singkong yang dapat dicoba dirumah:

Bahan-bahan Gatot Singkong

  1. 500 gram singkong kering (gaplek hitam/gatot mentah)
  2. Air secukupnya untuk merendam
  3. ½ butir kelapa parut setengah tua
  4. ½ sendok teh garam

Cara Membuat Gatot Singkong

 1. Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu mencuci singkong kering hingga bersih, lalu rendam dalam air selama 8-12 jam atau semalaman hingga singkong mengembang dan sedikit lunak.

 2. Kemudian tiriskan singkong yang telah direndam semalaman, lalu potong menjadi bagian kecil-kecil dan kukus dalam dandang selama kurang lebih 40-60 menit hingga empuk dan berwarna cokelat kehitaman.

 3. Setelah itu campurkan kelapa parut dengan garam, lalu aduk rata dan kukus selama 10-15 menit agar tahan lama dan tidak cepat basi.

 4. Selanjutnya sajikan gatot singkong selagi hangat dengan taburan kelapa parut kukus diatasnya untuk menambah kenikmatan.

 

Cita rasa gatot singkong cenderung netral dengan sentuhan gurih, sehingga cocok dinikmati sebagai camilan maupun menu sarapan ringan. 

Selain rasanya yang khas, gatot juga dikenal sebagai makanan tradisional yang mengenyangkan dan ramah di perut. 

Di tengah maraknya makanan modern, resep gatot singkong tetap bertahan sebagai simbol kesederhanaan dan ketahanan pangan lokal.

Menghadirkan gatot di rumah bukan hanya soal memasak, tetapi juga upaya melestarikan kuliner warisan leluhur.

Sajian ini cocok dinikmati bersama keluarga sambil mengenang cita rasa tempo dulu yang hangat dan autentik. (MG Kartika Larasati)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved