Horok-Horok, Makanan Khas Jepara yang Unik dan Mulai Langka

Horok-horok terbuat dari pati aren atau tepung sagu, yang diolah hingga menjadi...

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
tribunjogja
Horok-horok merupakan makanan legendaris yang jarang ditemui. 

 

3. Bentuk adonan menjadi butiran

  • Setelah adonan hangat dan bisa dipegang, ambil sejumput dan bentuk menjadi butiran kecil sebesar biji jagung.
  • Agar tidak lengket, bisa olesi tangan dengan sedikit minyak.

 

4. Kukus butiran horok-horok

  • Siapkan kukusan yang sudah dipanaskan.
  • Letakkan butiran horok-horok di atas daun pisang atau loyang anti lengket.
  • Kukus ±15–20 menit hingga matang dan kenyal.

 

5. Dinginkan dan siap disajikan

  • Setelah matang, angkat dan biarkan dingin sebentar.
  • Horok-horok siap disantap sebagai lauk pengganti nasi atau dicampur dengan lauk lain seperti pecel, sate kikil, atau opor ayam.

 

Tips :

  • Gunakan tepung aren berkualitas agar hasil horok-horok kenyal dan tidak mudah hancur.
  • Aduk adonan perlahan saat memasak agar tidak menggumpal.
  • Bisa menambah sedikit air jika adonan terlalu kental atau menambah tepung jika terlalu encer.

 

Horok-horok bukan sekadar makanan khas, tetapi juga warisan budaya dan sejarah perjuangan masyarakat Jepara.

Meskipun kini jarang ditemui, keunikan rasa dan proses pembuatannya membuat horok-horok tetap layak dikenang dan dilestarikan.

Jika Anda berkunjung ke Jepara, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi horok-horok.

Teksturnya yang unik dan kisah di baliknya akan membuat pengalaman kuliner Anda semakin berkesan.

(MG HAJAH RUBIATI) 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved