Horok-Horok, Makanan Khas Jepara yang Unik dan Mulai Langka
Horok-horok terbuat dari pati aren atau tepung sagu, yang diolah hingga menjadi...
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Kini, hanya beberapa perajin tradisional di desa-desa seperti Bondo, Kedung Penjaling, dan Jodang yang masih membuatnya.
Cita Rasa dan Cara Penyajian
Ciri khas horok-horok adalah teksturnya yang kenyal dan lembut, dengan rasa agak hambar karena tidak menggunakan banyak bumbu.
Namun di situlah keunikannya.
Horok-horok biasanya dimakan bersama lauk atau sambal kacang agar rasanya lebih lengkap.
Kombinasi horok-horok dengan pecel sayur atau sate kikil menjadi favorit warga Jepara.
Tekstur kenyal horok-horok berpadu dengan gurihnya bumbu kacang, menghasilkan sensasi makan yang berbeda dari nasi biasa.
Ada juga yang menikmati horok-horok dengan ikan bakar, tahu, tempe goreng, atau sayur santan.
Makanan ini sangat fleksibel dan cocok disantap kapan saja baik pagi, siang, maupun malam hari.
Cara Membuat Horok-Horok di Rumah
Bagi yang ingin mencoba membuat horok-horok di rumah, berikut bahan dan langkah-langkah sederhana yang bisa diikuti :
Bahan-Bahan :
- 250 gram tepung aren atau tepung sagu/tepung kanji
- 150 ml air bersih
- Sejumput garam (sekitar ½ sdt)
- Minyak goreng atau minyak kelapa secukupnya untuk olesan
Langkah-Langkah :
1. Siapkan adonan tepung
- Campurkan tepung aren dan garam di wadah besar.
- Aduk rata agar garam merata di seluruh tepung.
2. Masak tepung dengan air
- Didihkan air di panci, kemudian tuangkan perlahan ke dalam campuran tepung sambil terus diaduk.
- Gunakan api kecil agar adonan tidak gosong dan mudah tercampur.
- Aduk sampai adonan menjadi kental dan bisa dipulung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Horok-Horok.jpg)