TOPIK
Puisi Djamil Suherman
-
Puisi Malam Natal Djamil Suherman: Tuhan, berilah saksi atas cedera yang menapuk wajahnya
-
Puisi Pejuang Muda Djamil Suherman: Gembirakan mereka pejuang-pejuang selagi kuda-kuda ditambatkan
-
Puisi Kuda Kuda Penyerbu Djamil Suherman: Demi kuda kuda penyerbu terengah napasnya yang meletupkan
-
Puisi Anak Hilang Djamil Suherman: Sudah begitu lama tak dikenalnya lagi kasih manusia sudah begitu
-
Puisi Elisa Djamil Suherman: Sekali kau bernyanyi Sekali bertabur wangi Mengantar segala ingatan
-
Puisi Gerimis Malam Djamil Suherman: Jangan singgung simpul hati kerna kemuraman langitmu Yang sibak
-
Puisi Kapan Lagi Djamil Suherman: Sri, tanjung putih Kita lagukan irama kasih Malam ini tanpa sansai
-
Puisi Jendela Tua Djamil Suherman: Kepergiannya tanpa saksi Biar dinding setua ini Terlukis
-
Puisi Kejora Malam Djamil Suherman: Demi langit dan kejora malam tahukah kau apa kejora malam
-
Puisi Malam Kehilangan Djamil Suherman: Senja ini dilukai dua manusia Dalam kemerahan warna darah
-
Puisi Ikrar kepada karibku M Djamil Suherman: Begitu gairah kuberikan piala kehormatan padamu
-
Puisi Palembang Djamil Suherman: Kulihat kesunyian di pusat kota manis ketika halimun pagi menuruni
-
Puisi Hura Hara Djamil Suherman: Sampaikah padamu kabar huru-hara di hari itu banyak wajah berduka
-
Puisi Air Kental Djamil Suherman: Bacalah atas nama Tuhanmu Mahapenitah Menitahkan manusia
-
Puisi Rembang Pagi Adh Dhuha Djamil Suherman: Demi rembang pagi dan demi malam sedang sunyi tidak
-
Puisi Matahari (Asy Syams) Djamil Suherman: Demi matahari dan rembangnya demi bulan
-
Puisi Yang Maharahman Djamil Suherman: Yang maharahman telah mengajarkan Quran menitahkan insan
-
Puisi Cahaya Djamil Suherman: Allah mencahayai langit dan bumi semisal sebuah kandil
-
Puisi Pembuka Djamil Suherman: Atas nama Allah Mahapenyayang pawlaswara segala puji bagi Allah Tuhan
-
Puisi Airmata Djamil Suherman: Airmata airmata airmata mengucur di rimba malam mencair basah
-
Puisi Seruan Djamil Suherman: Ditingkap perjuangan kini jangan seorang membuat janji tentang
-
Puisi Putusan Djamil Suherman: Barangkali aku lebih bahagia begini Sepotong usia dengan dunia kecil
-
Puisi Persahabatan Djamil Suherman: Kita hakikatnya dilahirkan satu nama penderitaan dan kesetiaan
-
Puisi Sunyi Djamil Suherman: Yang sunyi bersendiri Yang pergi tak kembali Tapi sunyi dan pergi
-
Puisi Malam Panjang Djamil Suherman: Masukilah malam ini hingga terbenam ke dasarnya jeritkan tangis
-
Puisi Di Lingkar Api Djamil Suherman: Menari lincah di lingkar api Bernyanyi kecil mulut kecapi
-
Puisi Sorga Miskin Djamil Suherman: kini tak kuharap lagi pujimu, sayang bila sebuah sajak