Steam Controller, Gamepad Terbaru dari Valve yang Beda dengan Lainnnya

Steam Controller baru resmi meluncur dengan fitur hybrid canggih, harga Rp 1,7 juta, dan dock wireless unik, tetapi Indonesia masih belum kebagian.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Steampowered.com
Foto Produk - Steam Controller (2026). 
Ringkasan Berita:
  • Valve resmi merilis Steam Controller mulai 8 Mei 2026 seharga 99 dolar AS atau sekitar Rp 1,7 juta, dengan distribusi terbatas di sejumlah negara dan belum tersedia resmi di Indonesia.
  • Controller ini mengusung fitur unggulan seperti dual trackpads untuk presisi ala mouse, gyro sensor, Grip Sense Trigger, serta empat grip buttons yang dapat dikustomisasi untuk berbagai genre game.
  • Valve juga menghadirkan Steam Controller Puck sebagai wireless receiver dan charging dock magnetik.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Valve Corporation resmi membawa kembali Steam Controller generasi terbaru setelah perangkat pertamanya yang sempat dihentikan pada 2019.

Dalam pengumumannya, Steam Controller dijual mulai 8 Mei 2026 dengan harga 99 dolar AS atau sekitar Rp 1,7 juta di pasar global.

Dibandingkan dengan produk controller dari kompetitornya, Steam Controller menawarkan keunikan fitur tersendiri bagi para pengguna.

Fitur Controller Modern

Valve membekali Steam Controller terbaru dengan sejumlah fitur yang difokuskan pada fleksibilitas kontrol.

Melalui kombinasi trackpads, gyro sensor, hingga grip buttons, perangkat ini dirancang untuk menyesuaikan berbagai genre game.

Fitur dual trackpads menjadi salah satu keunikan utama dalam Steam Controller.

Dua tombol berupa panel sentuh berfungsi sebagai pengganti mouse untuk aiming presisi atau kontrol kamera yang lebih halus dalam gim.

Dalam praktiknya, tombol ini tentunya berguna bagi pengguna yang nantinya memainkan gim shooter.

Menariknya, trackpads juga bisa diatur sebagai radial pop-up menu yang sepenuhnya dapat diatur oleh pengguna.

Hal ini memungkinkan akses cepat ke skill, item, atau shortcut tertentu tergantung gim yang dimainkan oleh pengguna.

Baca juga: Layanan DARA: Konsultasi Kecanduan Game GRATIS Via WA oleh IGRS Komdigi

Steam Controller juga turut dibekali gyro sensor untuk input berbasis gerakan.

Dengan fitur ini, pemain bisa menggerakkan controller secara fisik 360 derajat untuk membantu membidik, mengatur kamera, atau koreksi arah secara lebih presisi.

Valve juga mengintegrasikan Grip Sense Trigger agar pengguna dapat memakai teknik seperti “ratcheting”.

Tombol Trigger dalam Steam Controller dapat bekerja dengan mendeteksi saat tangan pengguna sedang menyentuh perangkat atau tidak.

Dalam fungsinya, gyro sementara dapat diaktifkan/nonaktifkan saat genggaman tangan dilepas.

Hal ini bertujuan untuk pengguna mengatur ulang posisi bidikan dalam gim secara halus.

Meski fungsi utamanya untuk sistem gyro, Valve memperluas kegunaannya lewat kustomisasi tambahan.

Pemain dapat mengatur sensor ini untuk memicu aksi tertentu hanya dengan melepas jari.

Fungsi seperti membuka weapon wheel, peta, atau menu khusus, dapat diatur tanpa perlu menekan tombol tambahan.

Di sisi belakang, terdapat empat grip buttons yang dapat diaktifkan atau dimatikan sesuai kebutuhan.

Tombol ini sepenuhnya bisa dipetakan ulang ke fungsi apa pun, mulai dari reload, crouch, push-to-talk, hingga kombinasi macro tertentu.

Kehadiran grip buttons memberi opsi kontrol lebih luas tanpa memaksa pemain melepas tangan mereka dari input utama tombol.

Melalui pendekatan ini, Steam Controller bukan menjadi controller hybrid yang mampu berfungsi dengan presisi mouse dan kostumisasi luas.

Berjalan Wireless Secara Koneksi dan Charging

Selain unit controller , Valve juga menghadirkan Steam Controller Puck sebagai bagian dalam paket pembelian Steam Controller.

Perangkat ini merupakan komponen multifungsi yang dirancang untuk menunjang konektivitas dan pengisian daya secara nirkabel (wireless).

Selain itu, Steam Controller Puck juga terintegrasi dengan ekosistem Steam secara menyeluruh.

Pengguna dapat mengakses platform Steam secara mudah dan melakukan konfigurasi melalui controller secara mudah.

Metode ini memungkinkan koneksi paling cepat dan andal untuk menghubungkan Steam Controller ke PC tanpa kabel.

Secara teknis, Steam Controller Puck memungkinkan koneksi controllerlebih stabil dibanding koneksi Bluetooth standar.

Baca juga: Studio Game Lokal Yogyakarta Ini Merilis Game Memasak, KuloNiku: Bowl Up!

Tak hanya itu, Puck juga berperan sebagai charging station atau pengisian daya controller.

Pengguna cukup meletakkan Steam Controller pada dock tersebut hingga terpasang secara magnetik untuk mulai mengisi baterai.

Pendekatan ini memberi kemudahan bagi pengguna jika ingin charge tanpa harus mencolokkan kabel.

Namun, Valve tetap menyediakan opsi konektivitas Bluetooth atau kabel USB dalam perangkat ini.

Fitur ini sekilas juga terlihat mirip dengan aksesori dock yang berada pada Nintendo Switch 2.

Valve juga menyematkan fungsi tambahan pada Puck sebagai bagian dari proses pembaruan firmware Steam Controller.

Hal ini bertujuan supaya perangkat dapat digunakan secara optimal dalam penggunaannya sesuai kompatibilitas perangkat pengguna.

Pengguna dapat memilih untuk melakukan pembaruan perangkat lunak terbaru dan komponen pendukung lainnya dalam platform Steam.

Info Harga dan Wilayah Negara Rilis

Perangkat ini dijadwalkan meluncur pada 8 Mei 2026 dan akan dipasarkan melalui platform Steam.

Untuk harganya, Steam Controller dibanderol sebesar 99 dollar AS atau jika dikonversikan berada di kisaran Rp 1,7 juta.

Distribusi awalnya tidak dilakukan secara global, melainkan difokuskan ke sejumlah negara tertentu. 

Kebijakan ini membuat ketersediaan perangkat masih terbatas dan belum menjangkau seluruh wilayah pengguna Steam di dunia.

Baca juga: Perayaan Anniversary ke-30 Metal Slug, Janjikan Reboot Game-game Klasik

Berdasarkan pantauan pada laman resmi produk di Steam pada Rabu (13/5/2026), pengguna di Indonesia belum dapat melakukan pembelian perangkat tersebut.

Pada halaman store, muncul keterangan “This item is not available for purchase in your region”.

Pernyataan ini menandakan bahwa Steam Controller belum didistribusikan secara resmi ke pasar Indonesia untuk saat ini.

Kondisi ini menunjukkan bahwa peluncuran Steam Controller dilakukan secara bertahap, memprioritaskan distribusi ke wilayah dengan pasar terlebih dahulu sebelum akhirnya diperluas ke wilayah negara lain.

(MG Fadhlullah Ramadhan)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved