Siap-siap, Subnautica 2 Rilis Pekan Depan: Kini Bisa Mabar Hingga 4 Orang
Subnautica 2 rilis 14 Mei 2026 bawa mode mabar 4 pemain, harga mulai US$29,99, dan spesifikasi PC tinggi berkat Unreal Engine 5.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Subnautica 2 resmi rilis Early Access pada Kamis (14/5/2026) pukul 10.00 WIB, menghadirkan fitur multiplayer co-op hingga 4 pemain untuk eksplorasi dan survival bersama di planet samudera alien baru.
- Dibanderol US$29,99 secara global, harga Steam Indonesia diperkirakan menyesuaikan regional pricing.
- Subnautica 2 memakai Unreal Engine 5 dengan kebutuhan spesifikasi lebih tinggi, mulai GTX 1660 untuk minimal. Developer menjanjikan optimasi lanjutan selama Early Access.
TRIBUNJOGJA.COM - Kabar besar bagi para pecinta gim, terutama yang menyukai gim survival dan eksplorasi bawah-laut.
Sekuel dari gim populer Subnautica (2018) baru saja mendapatkan tanggal resmi peluncuran early access pada Kamis (14/5/2026) pekan depan.
Uniknya, Subnautica 2 membawakan mekanisme yang lama diminati para komunitas gim, yaitu fitur multiplayer atau mabar hingga 4 orang.
Tentang Subnautica
Subnautica adalah game survival open-world bertema eksplorasi bawah-laut yang dikembangkan oleh Unknown Worlds Entertainment.
Gim pertama, Subnautica (2018), mulai dikembangkan sejak tahun 2014, kemudian rilis secara penuh dan resmi pada 2018.
Sejak gim pertamanya, Subnautica dikenal lewat kombinasi eksplorasi, crafting, survival, serta atmosfer suasana planet samudera alien.
Di gim pertama, pemain berperan sebagai survivor (penyintas) kecelakaan pesawat luar angkasa Aurora yang terdampar di planet samudera 4546B.
Untuk bertahan hidup, pemain harus mengumpulkan sumber daya, membuat peralatan, dan membangun markas.
Penjenjelajahan kedalaman laut yang penuh flora dan fauna samudera asing menjadikan bereksplorasi dalam gim ini terasa berkesan.
Baca juga: Game Roblox Hidden Gem Satu Ini Dapat Update: Block Tales DEMO 5
Secara visual, desain bioma bawah laut yang beragam dan misteri di planet samudera 4546B menghadirkan tujuan eksplorasi itu sendiri.
Menurut informasi, terdapat setidaknya 30 bioma bawah laut yang berada pada gim pertama.
Di sisi lain, makhluk alien ikonik dari seri gim Subnautica adalah sebuah predator raksasa yang diberi nama Leviathan.
Selain itu, alur narasi cerita seri gim ini cukup dalam dan misteri.
Pemain juga mengungkap misteri dari planet di mana mereka terdampar, dan akan menemukan jejak peradaban alien.
Bahkan, jika lebih mendalami gameplay lagi, pemain akan menemukan bahwa alur cerita juga menghadirkan sosok wabah penyakit misteri.
Kesuksesan gim pertamanya melahirkan ekspansi gim baru, yaitu Subnautica: Below Zero (2021).
Pada 2024, Unknown Worlds pertama kali mengumumkan Subnautica 2 dalam acara Xbox Partner Preview 2024.
Salah satu perubahan terbesar di Subnautica 2 adalah hadirnya mode multiplayer co-op resmi untuk pertama kalinya dalam seri ini.
Hingga empat pemain dapat bermain bersama dalam satu sesi gim yang sama.
Baca juga: Hideo Kojima Kunjung Kantor Xbox dan Valve, Cari Inspirasi Game Metal Gear?
Para pemain ini dapat menjelajahi planet samudera alien, berbagi sumber daya, membangun markas, serta menghadapi ancaman bersama.
Mode mabar ini juga berpotensi membuka pengalaman baru, karena eksplorasi kini bisa dilakukan secara kolaboratif.
Jika dibandingkan gim sebelumnya, pemain kini dapat menelusuri kedalaman dan makhluk laut yang berbahaya secara bersama.
Dari sisi logistik, makin banyaknya pemain juga membuat pembangunan markas dan pengelolaan sumber daya makin efisien.
Meski begitu, Subnautica 2 tetap bisa dimainkan solo bagi pemain yang lebih menyukai nuansa khas seri sebelumnya.
Pemain dapat memilih secra fleksibel antara dua mode tersebut di dalam gim.
Tanggal Rilis Subnautica 2
Unknown Worlds Entertainment menjadwalkan Subnautica 2 untuk meluncur pada Kamis (14/5/2026) dalam tahap Early Access.
Menurut situs resmi, Subnautica 2 akan rilis early access pada pukul 10:00 WIB untuk wilayah Indonesia.
Pemain juga dapat memantau jadwal tersebut melalui laman produk Subnautica 2 di Steam.
Subnautica 2 juga diumumkan akan dibanderol dengan harga US$29,99 saat Early Access dibuka secara global pada Kamis (14/5/2026).
Jika melihat nilai tukar mata uang IDR-USD, 30 dolar AS ini setara dengan Rp520.731.
Namun, harga dalam platform Steam umumnya menyesuaikan wilayah masing-masing pengguna melalui sistem Steam regional pricing.
Alhasil, nominal harga pembelian bisa berbeda tergantung storefront dan negara pengguna Steam.
Melirik pada gim dengan harga serupa, gim Windrose mendapatkan harga regional pricing sebesar Rp245.999.
Jadi, dapat diharapkan apabila Subnautica 2 mendapatkan harga yang serupa untuk pengguna Indonesia.
Baca juga: Game Windrose Dirilis, Eksplorasi Bertema Pirate Mirip AC4: Black Flag
Bagi pemain yang membeli Subnautica 2 di masa Early Access, pembelian cukup dilakukan satu kali.
Artinya, seluruh update, fitur baru, ekspansi konten, hotfix, hingga menuju versi perilisan penuh akan didapat tanpa biaya tambahan.
Pada hari peluncuran, pemain PC dan Xbox Series X/S dapat langsung mulai menjelajahi planet samudra alien baru di Subnautica 2.
Spesifikasi Teknis PC
Selain mengungkap tanggal rilis dan harga Early Access, Subnautica 2 juga memperlihatkan kebutuhan spesifikasi PC yang cukup tinggi.
Hal ini bukanlah tanpa sebab. Menurut informasi, game engine yang digunakan Subnautica 2 adalah Unreal Engine 5.
Hal ini menandakan peningkatan besar dari sisi teknologi, visual, dan skala dunia Subnautica dibanding seri sebelumnya.
Untuk spesifikasi minimal, pemain membutuhkan GPU NVIDIA GTX 1660 atau AMD RX 5500XT, prosesor Intel i5-8400 atau AMD Ryzen 5 2600.
Pemain juga membutuhkan RAM 12 GB, serta VRAM 6 GB.
Konfigurasi ini ditujukan untuk menjalankan game pada resolusi 1080p preset Low dengan target performa 30 FPS.
Baca juga: Studio Game Lokal Yogyakarta Ini Merilis Game Memasak, KuloNiku: Bowl Up!
Sementara itu, spesifikasi rekomendasi naik cukup jauh dengan GPU NVIDIA RTX 3070 atau AMD RX 6700XT, CPU Intel i7-13700 atau AMD Ryzen 7 7700X.
Operating System (OS) juga minimal Windows 11, dengan RAM 16 GB, dan VRAM 8 GB.
Setup ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman bermain di resolusi 1440p preset Medium dengan target 60 FPS.
Bagi pemain yang mengincar kualitas visual lebih tinggi, pengaturan Ultra membutuhkan RTX 4070 atau AMD RX 6900XT, CPU Intel i7-13700 atau Ryzen 7 7700X.
RAM yang dibutuhkan juga tinggi, yaitu 32 GB RAM, dan VRAM 12 GB untuk menjalankan game di 1440p High pada 60 FPS.
Sedangkan setting grafis Ultra++ ditujukan untuk perangkat teratas, dengan kebutuhan RTX 5070 Ti atau AMD RX 7900XTX, Intel i9-14900K atau Ryzen 9 7900X3D.
RAM masih sama dengan setting Ultra yaitu 32 GB, dan VRAM 16 GB. Spesifikasi ini menargetkan performa 4K High pada 60 FPS.
Tingginya kebutuhan hardware ini menunjukkan bahwa Subnautica 2 membawa dunia bawah laut alien yang jauh lebih kompleks.
Meski begitu, developer menegaskan bahwa spesifikasi ini belum sepenuhnya final.
Unknown Worlds menyebut optimalisasi lanjutan akan terus dilakukan sepanjang masa pengembangan Early Access, sehingga kebutuhan sistem maupun performa dapat berubah seiring update berikutnya.
Dengan kata lain, daftar spesifikasi saat ini menjadi gambaran awal.
Sementara peningkatan optimasi di masa pengembangan diharapkan dapat terus memberikan pengalaman bermain terbaik bagi pemain hingga versi perilisan akhir.
(MG Fadhlullah Ramadhan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260506-Perilisan-Gim-Subnautica-2-1.jpg)