Serie A

AC Milan: Paulo Dybala Ingin Reuni dengan Max Allegri, tapi Transfernya Bergantung pada Rafael Leao

Bintang Roma, Paulo Dybala, dikabarkan tertarik untuk bermain untuk AC Milan di bawah mantan pelatih kepala Juventus-nya, Max Allegri.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Giuseppe Maffia / NurPhoto / NurPhoto melalui AFP
DYBALA KE AC MILAN - (Arsipa) Paulo Dybala vs Antoine Makoumbou di Liga Italia Serie A Roma vs Cagliari Calcio di Stadion Olimpico pada 5 Februari 2024 di Roma, Italia. Bintang Roma, Paulo Dybala, dikabarkan tertarik untuk bermain untuk AC Milan di bawah mantan pelatih kepala Juventus-nya, Massimiliano Allegri. 
Ringkasan Berita:
  • Paulo Dybala disebut tertarik untuk bermain untuk AC Milan di bawah mantan pelatih kepala Juventus-nya, Massimiliano Allegri.
  • La Joya tersebut berpotensi menjadi salah satu dari beberapa pemain baru yang akan merombak lini serang Rossoneri. 
  • AC Milan dikabarkan bisa merombak lini serang dengan memasukkan Dybala dan salah satu dari Lewandowski atau Vlahovic.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Bintang Roma, Paulo Dybala, dikabarkan tertarik untuk bermain untuk AC Milan di bawah mantan pelatih kepala Juventus-nya, Massimiliano Allegri.

Pemain berjuluk La Joya tersebut berpotensi menjadi salah satu dari beberapa pemain baru yang akan merombak lini serang Rossoneri. 

Menurut laporan, AC Milan bisa merombak lini serang dengan memasukkan Dybala dan salah satu dari Lewandowski atau Vlahovic.

Corriere della Sera via melalui Calciomercato.com pada hari Rabu mengklaim bahwa AC Milan dapat membentuk kembali lini serang mereka selama jendela transfer musim panas.

Dan kabarnya adalah, Dybala bisa menjadi bagian dari transfer, tetapi ini masih bergantung pada beberapa faktor yang berbeda. 

Namun pertama-tama, AC Milan harus membuat keputusan mengenai Rafael Leao, yang kesulitan mencapai performa terbaiknya di musim 2025-26 seperti musim-musim sebelumnya.

Itu terlepas bahwa ia menjadi pencetak gol terbanyak AC Milan di Serie A musim ini dengan sembilan gol dan pencetak gol terbanyak bersama di semua kompetisi (dengan 10 gol, bersama Christian Pulisic). 

Hal ini sebagian disebabkan oleh masalah pubalgia yang memengaruhi kebugaran Leao, serta fakta bahwa ia lebih sering bermain sebagai striker dalam formasi 3-5-2 dibandingkan sebagai penyerang sayap kiri dalam formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1. 

Sejumlah pendukung Rossoneri mulai tidak sabar dengan pemain tim nasional Portugal itu, yang mendapat cemoohan keras saat timnya kalah 3-0 di kandang melawan Udinese baru-baru ini. 

Rencana AC Milan di musim panas

Laporan hari Rabu mengklaim bahwa AC Milan dapat mempertimbangkan menjual pemain di bursa transfer musim panas ini.

Meskipun biaya transfer yang tepat belum ditentukan, dipastikan bahwa klausul pelepasan Leao sebesar €175 juta tidak akan dipenuhi. 

Jika Leao pergi, AC Milan perlu berinvestasi kembali pada lini serang mereka. 

Pertama, penyerang tengah yang lebih tradisional sedang dicari menjelang jendela transfer musim panas, terlepas dari masa depan Leao. 

Robert Lewandowski, yang tersedia dengan status bebas transfer setelah kontraknya dengan Barcelona berakhir, telah dikaitkan dengan kepindahan ke San Siro, sementara AC Milan dilaporkan masih memantau situasi antara Juventus dan Dusan Vlahovic. 

Kontrak Paulo Dybala 

Dybala juga akan habis kontrak pada akhir musim 2025-26, dan masa depannya bersama Roma masih belum pasti saat ini. 

Calciomercato melaporkan bahwa Dybala belum menerima konfirmasi apa pun mengenai apakah kontraknya dengan Roma akan diperpanjang atau dibiarkan berakhir, tetapi ia sudah mulai menerima tawaran dari klub-klub di Eropa dan Amerika Selatan. 

Laporan hari Rabu mengklaim bahwa Dybala tidak keberatan untuk tetap bersama Roma, bahkan dengan pengurangan gaji, tetapi dia juga memiliki pilihan di Argentina, Brasil, dan berpotensi juga di Italia. 

Jika masa baktinya bersama Roma berakhir musim panas ini, Dybala dilaporkan lebih memilih untuk tetap berada di Eropa dan idealnya di Italia. 

Di sinilah AC Milan kembali berperan, karena Dybala dikabarkan tertarik untuk kembali bergabung dengan mantan pelatih kepala Juventus-nya, Allegri, di Milan. 

La Joya juga sempat dikaitkan dengan kemungkinan pindah ke San Siro sebelum bergabung dengan Roma di akhir masa baktinya bersama Si Nyonya Tua. 

Karena pemain berusia 32 tahun itu sering dihantam cedera, terutama dalam dua musim terakhir, dilaporkan juga bahwa ia bersedia menerima kontrak berbasis performa, yaitu kontrak yang bergantung pada jumlah penampilan dan kontribusi gol. 

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved