Derbi Mataram di Bantul, PSIM Yogyakarta Optimistis Bangkit

Derbi Mataram akan tersaji di pekan ke-20 ke-20 BRI Super League 2025/2026 pada awal Februari ini.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Almurfi Syofyan
Pemain PSIM Yogyakarta saat berlaga di Stadion Sultan Agung, Bantul beberapa waktu lalu. 
Ringkasan Berita:
  • Derbi Mataram antara PSIM Yogyakarta vs Persis Solo akan digelar pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2/2026) pukul 15.30 WIB.
  • Laga sarat gengsi ini menjadi momentum kebangkitan kedua tim yang tengah dalam tren kurang positif; PSIM bertekad meraih tiga poin setelah pertemuan pertama berakhir imbang 2-2.
  • Panpel PSIM menyiapkan pengamanan ekstra dan mengajukan kuota 9.000 penonton, sambil menunggu rekomendasi kepolisian demi menjamin keamanan laga.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Derbi Mataram akan tersaji di pekan ke-20 ke-20 BRI Super League 2025/2026 pada awal Februari ini.

Persis Solo dijadwalkan akan menghadapi tuan rumah PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2/2026) pukul 15.30 WIB.

Derbi Mataramvadalah sebutan untuk laga panas sepak bola antara PSIM Yogyakarta dan Persis Solo.

Disebut “Mataram” karena kedua klub berasal dari wilayah yang secara historis pernah berada dalam pengaruh Kesultanan Mataram.

Selain soal sejarah, rivalitas ini juga dipicu faktor kedekatan geografis, gengsi daerah, dan basis suporter besar di masing-masing kota.

Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang sama-sama tengah berada dalam tren kurang positif.

Di pertemuan pertama musim ini yang digelar di Stadion Manahan, PSIM dan Persis Solo harus puas berbagi angka setelah laga berakhir dengan skor 2-2.

Saat itu PSIM unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak oleh Deri Corfe dan Ze Valente.

Namun, Persis Solo berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua lewat gol Kodai Tanaka dan Cleylton, sehingga laga berakhir imbang 2-2.

Kini, kedua kesebelasan akan berjumpa lagi di putaran kedua.

Laga bertajuk Derby Mataram tersebut tentunya menjadi kesempatan bagi tuan rumah PSIM Yogyakarta untuk mengamankan poin penuh sekaligus memutus rentetan hasil kurang memuaskan di laga pekan sebelumnya.

Rasa optimis bisa meraih poin penuh di laga Derbi Mataram ini dirasakan oleh kapten PSIM Yogyakarta Reva Adi Utama.

Ia berharap seluruh pemain mampu menjaga mentalitas dan semangat juang untuk kembali ke jalur kemenangan.

“Saya harap kami bisa terus berkembang, para pemain tetap positif, dan menjaga motivasi serta semangat,” ujar Reva, Selasa (3/2/2026).

Dia menegaskan, pada laga sarat gengsi itu, punggawa Laskar Mataram bertekad mengamankan tiga poin dan memutus tren minor di dua laga terakhir.

“Kami akan menatap pertandingan berikutnya untuk bisa meraih tiga poin,” tambahnya.

Sementara itu, Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menegaskan timnya tidak ingin berlarut-larut dengan hasil minor di dua laga terakhir, terutama kekalahan dramatis dari Borneo FC pada pekan lalu.

Baca juga: Toko Semar Gondomanan Ramai Pengunjung, Ini Rincian Harga Emas Semar Nusantara

Siapkan 9 Ribu Tiket

Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Yogyakarta memastikan kesiapan pengamanan laga Derby Mataram melawan Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (6/2/2026) mendatang.

Ketua Panpel PSIM Yogyakarta, Wendy Umar Senoaji, usai evaluasi pertandingan sebelumnya melawan Persebaya Surabaya.

Wendy menyebut laga kontra Persebaya yang digelar sebelumnya berjalan lancar berkat perencanaan pengamanan yang matang serta koordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk kepolisian dan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah pertandingan kemarin, dengan semua analisa risiko dan rencana pengamanan yang kita siapkan, bisa berjalan dengan lancar. Sampai pertandingan selesai tidak ada kejadian ataupun hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Wendy, Selasa (3/2/2026).

Meski demikian, Panpel PSIM tidak menutup mata terhadap temuan masih adanya sejumlah suporter tim tamu yang berada di sekitar Stadion Sultan Agung, bahkan hingga masuk ke area stadion.

Wendy menegaskan kondisi tersebut dapat diantisipasi dengan baik sehingga tidak menimbulkan gangguan selama pertandingan.

“Kita tidak pungkiri masih ada suporter tamu yang bisa sampai di sekitar SSA dan masuk ke stadion. Namun semuanya bisa kita antisipasi dan komunikasikan dengan baik sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi di lapangan,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran laga, mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, kedua wadah suporter PSIM, hingga insan media.

Menatap laga berikutnya melawan Persis Solo, Wendy mengungkapkan adanya sejumlah catatan dari pihak kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Bantul.

Manajemen PSIM diminta untuk lebih detail dalam melengkapi dokumen serta menyiapkan rencana pengamanan ekstra, terutama untuk mengantisipasi potensi kehadiran suporter tim tamu.

“Ke depan kami diminta menyiapkan rencana pengamanan yang lebih ekstra lagi, sehingga jaminan keamanan dan keselamatan, baik bagi warga sekitar maupun penonton di Stadion Sultan Agung, bisa benar-benar terjamin,” katanya.

Terkait perizinan, Wendy memastikan rekomendasi venue dari Stadion Sultan Agung dan Pemerintah Kabupaten Bantul telah dikantongi.

Sementara rekomendasi dari pihak kepolisian juga masih terus diproses dan berjalan sesuai harapan.

Panpel PSIM juga mengajukan permohonan peningkatan kuota penonton dari sebelumnya 8.000 menjadi 9.000 orang. Namun keputusan akhir tetap menunggu hasil analisa risiko dari kepolisian.

“Mudah-mudahan dari apa yang sudah kita lakukan bersama di pertandingan-pertandingan sebelumnya, kita bisa mendapatkan kembali rekomendasi kuota 9.000 penonton,” harapnya.

“Hari ini dua wadah suporter sudah mulai pre-sale. Sampai tadi malam kami sudah menyampaikan bahwa kuota yang kita siapkan ada di angka 9.000, tentu dengan harapan nanti didukung rekomendasi kepolisian,” ujarnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved