PSIS Semarang Siap Hadapi Derbi Jateng–DIY, Jafri Sastra Puji Soliditas PSS Sleman
PSIS juga telah menyiapkan tiga pemain pendatang baru untuk laga kontra PSS Sleman, meski kepastian tampil menunggu pengesahan regulasi.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSIS Semarang akan menghadapi PSS Sleman dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.
Laga bertajuk Derbi Jateng–DIY ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (10/1/2026) pukul 15.30 WIB.
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, memastikan timnya datang dengan persiapan matang, termasuk terkait adaptasi para pemain baru yang didatangkan pada putaran kedua.
Menurutnya, proses adaptasi berjalan cukup baik meski waktu kebersamaan tergolong singkat.
“Alhamdulillah kalau adaptasi pemain baru, mereka sudah datang dua minggu yang lalu. Kita sudah proses dengan baik rasanya. Mereka juga ikut menonton pertandingan kami di Semarang kemarin,” ujar Jafri saat konferensi pers, Jumat (9/1/2026).
Jafri menilai adaptasi para pemain anyar tidak menemui kendala berarti karena mayoritas merupakan pemain profesional dan berpengalaman.
PSIS juga telah menyiapkan tiga pemain pendatang baru untuk laga kontra PSS Sleman, meski kepastian tampil masih menunggu pengesahan regulasi.
“Untuk pendatang baru, pemain baru yang tiga juga tidak masalah, kami siapkan. Tapi bagaimanapun kami harus menunggu sampai dini hari nanti ada pengesahannya bagaimana, baru kami bisa banyak cerita besok,” tambahnya.
Menjelang laga derbi, Jafri memberikan apresiasi terhadap kekuatan PSS Sleman. Ia menilai Super Elja sebagai tim yang solid dan memiliki ambisi besar untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Sleman tim yang solid. Setelah mereka turun ke Liga 2, mereka mempersiapkan tim lebih baik lagi. Mereka punya ambisi untuk bisa lolos lagi ke Liga 1,” kata Jafri.
Ia juga menyoroti posisi kedua tim di papan klasemen yang cukup kontras. PSS Sleman saat ini berada di papan atas, sementara PSIS masih berjuang di zona bawah.
“Dengan materi pemain, Sleman bisa dikatakan bagus. Sekarang mereka berada di posisi kedua. Perbedaannya sama kita, Sleman dua di atas, kita dua di bawah. Tapi besok itulah pertandingan, pasti menarik karena kami ingin menang, Sleman juga ingin menang,” ujarnya.
Terkait target PSIS Semarang musim ini, Jafri menegaskan bahwa misi utama yang dibebankan kepadanya bersifat realistis, yakni memastikan tim tetap bertahan di Liga 2.
“Ketika PSIS mendatangkan saya, yang pasti untuk mengejar ke atas tidak mungkin lagi. Yang realistis tentu bagaimana PSIS tetap bertahan dulu di Liga 2. Setelah itu baru ke depan manajemen dan Presiden Klub punya rencana seperti apa,” jelasnya.
Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan 14 pemain baru tampil pada laga derbi, Jafri kembali menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian regulasi.
Namun, ia memastikan PSIS sudah memiliki kesiapan tim, termasuk dengan pemain lama yang telah menjalani beberapa pertandingan terakhir.
“Kalau regulasinya dini hari nanti baru kita tahu. Tapi di luar itu kita sudah mempersiapkan. Saya sudah menjalani tiga laga, lawan Persiba, Barito, dan terakhir Palu. Jadi di luar pemain baru, persiapan tim insyaallah sudah cukup baik,” pungkas Jafri.
| PSS Sleman Waspadai PSIS Semarang Versi Baru Meski Unggul Head to Head |
|
|---|
| Mengapa Kuota Tiket Pertandingan PSS Sleman vs PSIS Semarang Dikurangi? |
|
|---|
| 13 Ribu Tiket Laga PSS Sleman vs PSIS Semarang Sold Out, Penonton Disabilitas Dapat Akses Khusus |
|
|---|
| PSS Sleman vs PSIS Semarang di Hari Pembukaan Transfer, Tiga Rekrutan Baru Ditentukan Administrasi |
|
|---|
| Lucao Resmi Jadi Bek Anyar PSS Sleman, Rela Turun Kasta Demi Mimpi Besar Bersama Super Elja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/PSIS-Semarang-Siap-Hadapi-Derbi-JatengDIY-Jafri-Sastra-Puji-Soliditas-PSS-Sleman.jpg)