Raja Assist PSIM Yogyakarta Absen di Derby Mataram, Van Gastel Bilang Begini

Vidal menerima dua kartu kuning pada menit 55 dan 85 saat PSIM menang 2-1 dari Persik Kediri akhir pelan lalu.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Hari Susmayanti
Dok. PSIM Yogyakarta
REKOR TANDANG TERHENTI: Pemain PSIM Yogyakarta, Ezequiel Vidal saat berusaha melepaskan tendangan salto saat melawan Persita Tangerang di Indomilk Arena Stadium, Jumat (17/10/2025) sore. PSIM kalah 4-0. 

 

 

Ringkasan Berita:
  • Gelandang andalan PSIM Yogyakarta itu mendapat dua kartu kuning saat melawan Persik Kediri, membuatnya harus menjalani hukuman larangan bermain melawan Persis Solo pada 8 November 2025.
  •  Pelatih PSIM menilai kartu kuning pertama Vidal tidak masuk akal dan menuding tim VAR tidak menjalankan tugasnya dengan benar dalam meninjau insiden tersebut
  •  Absennya menjadi kerugian besar jelang laga panas melawan Persis Solo

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyoroti keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada gelandang andalannya, Ezequiel ”Pulga”Vidal, dalam laga terakhir Super League 2025/2026.

Vidal menerima dua kartu kuning pada menit 55 dan 85 saat PSIM menang 2-1 dari Persik Kediri akhir pelan lalu.

Akibat hukuman tersebut, sang “Raja Assist” dipastikan absen pada laga panas Derby Mataram melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (8/11/2025) mendatang.

Van Gastel menilai, keputusan pengadil lapangan itu sangat merugikan timnya. Ia menilai kartu kuning kedua yang diterima Vidal memang bisa dipahami, namun kartu kuning pertama justru dianggap aneh dan tidak masuk akal.


"Yah, saya pikir kartu kuning kedua itu benar. Tapi kartu kuning pertama itu benar-benar konyol. Seharusnya itu kartu untuk mereka (lawan), bukan untuk Vidal," ujar Van Gastel, Senin (3/10/2025).


Pelatih asal Belanda itu juga menyindir kinerja tim Video Assistant Referee (VAR) yang dinilainya tidak menjalankan tugas dengan benar dalam meninjau insiden tersebut.


"Saya pikir VAR memeriksanya, tapi mungkin mereka sedang makan malam saat itu, karena saya tidak tahu apa yang mereka lihat. Itu bukan pelanggaran dari Vidal, dia justru pemain yang dilanggar," tegasnya.


Menurut Van Gastel, keputusan wasit itu menjadi titik balik yang memengaruhi jalannya pertandingan.


Ia bahkan mengaku sudah menonton ulang rekaman kejadian tersebut dan tetap tidak menemukan alasan logis di balik kartu kuning pertama yang dijatuhkan untuk Vidal.


"Saya baru saja menontonnya lagi. Bagaimana mungkin Anda melihat bahwa itu kartu kuning untuk Vidal. Itu tidak masuk akal sama sekali," ucapnya.


Absennya Pulga Vidal tentu menjadi pukulan bagi PSIM Yogyakarta jelang menghadapi rivalnya Persis Solo.


Pemain asal Argentina itu menjadi sosok sentral di lini serang PSIM.


Sejauh ini menjadi pencipta assist terbanyak bagi Laskar Mataram dengan total 5 assist dan 2 gol dari 10 laga.

 


Foto: Tribun Jogja / Almurfi Syofyan

 

Keterangan: Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel saat ditemui di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved