Kisah Aldi Satya Mahendra Juara di Phillip Island: Start Buncit, Ganti Ban Jadi Kunci

Pebalap asal Bantul, DI Yogyakarta, Aldi Satya Mahendra tampil gemilang pada Race 2 World Supersport 2026 di Philip Island Grand Prix Circuit

|
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Dok. Ig @aldihendra_57
SELEBRASI - Pembalap asal Bantul, DIY, Aldi Satya Mahendra melakukan selebrasi setelah finish kedua di Race 2 World Supersport (WorldSSP) 2026 yang digelar di Philip Island Grand Prix Circuit, Minggu (22/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Aldi Satya Mahendra tampil gemilang pada Race 2 World Supersport (WorldSSP) 2026 yang digelar di Philip Island Grand Prix Circuit, Minggu (22/2/2026).
  • Pebalap asal Bantul itu memulai balapan dari posisi paling buncit, yakni grid ke-28, Aldi justru mampu finis di posisi kedua.
  • Prestasi tersebut terasa istimewa mengingat ia mengalami kendala saat sesi Superpole yang membuatnya harus start dari barisan belakang.

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pebalap asal Bantul, DI Yogyakarta, Aldi Satya Mahendra tampil gemilang pada Race 2 World Supersport (WorldSSP) 2026 yang digelar di Philip Island Grand Prix Circuit, Minggu (22/2/2026).

Memulai balapan dari posisi paling buncit, yakni grid ke-28, Aldi justru mampu finis di posisi kedua.

Hasil tersebut terasa istimewa mengingat ia mengalami kendala saat sesi Superpole yang membuatnya harus start dari barisan belakang.

Sejak lampu start padam, Aldi langsung bekerja keras menyalip satu per satu rivalnya. Ia secara perlahan merangsek ke rombongan tengah sebelum akhirnya menembus barisan depan. 

Dalam kondisi lintasan yang berubah-ubah akibat gerimis, keputusan strategis menggunakan ban kering (slick) menjadi titik balik kebangkitannya.

“Pertama-tama saya sangat senang sekali karena akhirnya bisa mendapatkan podium kembali setelah terakhir podium di tahun 2024,” ujar Aldi saat dihubungi Tribun Jogja, Senin (23/2/2026).

Tidak mudah naik podium

Ia mengakui perjuangan menuju podium tidaklah mudah. Selain harus memulai balapan dari posisi ke-28, Aldi juga masih beradaptasi dengan motor berbeda dibanding musim 2024.

“Start dari posisi 28 dan berusaha recover ke depan lagi itu tidak mudah. Pakai motor yang berbeda dari 2024 juga membuat saya harus beradaptasi dan lebih siap secara fisik,” katanya.

Terkait strategi penggunaan ban kering saat lintasan masih diguyur gerimis, Aldi menjelaskan keputusannya diambil setelah mengamati kondisi cuaca dan karakter aspal sirkuit.

“Memang cuacanya gerimis, tapi saya tahu aspal di sini cepat kering. Saya juga melihat awannya berubah cepat karena angin kencang dari arah pantai. Jadi saya putuskan pakai slick tire karena merasa itu keputusan yang bagus,” jelasnya.

Keberhasilan ini semakin lengkap dengan kehadiran sang ibu Dessy Prasanti yang datang langsung dari Indonesia untuk memberi dukungan di paddock.

“Pastinya senang karena pertama kali datang dari Indonesia untuk menonton langsung. Jadi tambah semangat buat balapan,” ucap Aldi.

Podium di Phillip Island ini menjadi sinyal kebangkitan Aldi Satya Mahendra di WorldSSP 2026 sekaligus modal penting untuk menjaga konsistensi pada seri-seri berikutnya.

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved