5 Film Romantis Paling Emosional, Dijamin Sulit Move On Seusai Menonton

Deretan film romantis dengan cerita emosional yang menyayat hati dan sulit dilupakan setelah selesai ditonton.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
pinterest
18×2 Beyond Youthful Days 
Ringkasan Berita:
  • Lima film romantis ini dikenal memiliki cerita emosional yang membekas di hati penonton
  • Mengangkat tema cinta, kehilangan, ingatan, dan keterbatasan waktu
  • Cocok ditonton bagi pencinta drama romantis yang menyentuh dan menguras air mata
 

TRIBUNJOGJA.COM - Film romantis kerap menjadi pilihan bagi penonton yang ingin menikmati cerita penuh emosi, cinta, dan pengorbanan.

Tidak sekadar menghadirkan kisah manis, sejumlah film justru meninggalkan kesan mendalam karena konflik yang menyayat hati dan alur cerita yang dekat dengan realitas kehidupan.

Berikut ini lima film romantis dengan cerita emosional yang dikenal mampu menguras air mata penonton.

Mulai dari kisah cinta yang terhalang waktu, ingatan, hingga jarak dan perpisahan, deretan film ini kerap disebut sulit dilupakan bahkan setelah film berakhir.

1. Drawing Closer (2024)

Drawing Closer
Drawing Closer

Drawing Closer merupakan film romantis drama yang dirilis pada 2024.

Film ini mengisahkan pertemuan dua remaja yang sama-sama berada di akhir perjalanan hidup mereka.

Sang laki-laki hanya memiliki sisa waktu hidup sekitar satu tahun, sementara sang perempuan diperkirakan bertahan enam bulan.

Di tengah keterbatasan waktu tersebut, keduanya berusaha menciptakan kenangan berharga bersama.

Nuansa film ini emosional namun tidak sepenuhnya muram, karena tetap menghadirkan harapan dan kebahagiaan kecil.

Film ini dibintangi oleh Ren Nagase dan Natsuki Deguchi.

2. Forget Me Not (2015)

forget me not
Forget Me Not

Dirilis pada 2015, Forget Me Not memiliki judul asli Wasurenai to Chikatta Boku ga Ita.

Film ini mengusung genre romansa drama dengan sentuhan fantasi yang kuat.

Ceritanya berfokus pada Takashi dan Azusa, dua insan yang terikat dalam hubungan penuh konflik batin.

Azusa merupakan gadis misterius yang akan dilupakan oleh siapa pun beberapa jam setelah bertemu dengannya.

Takashi, yang jatuh cinta, bertekad untuk terus mengingat dan memperjuangkan hubungan mereka, meski harus menghadapi siklus perkenalan dan kehilangan yang berulang kali terjadi.

3. Man in Love (2021)

Men In Love
Men In Love

Man in Love merupakan film romantis melodrama asal Taiwan yang dirilis pada 2021.

Film ini dikenal dengan cerita yang sederhana namun sarat emosi, sering kali membuat penonton larut dalam perasaan para tokohnya.

Kisahnya mengikuti A-Cheng, seorang penagih utang berhati lembut yang secara tak terduga menemukan cinta di tengah pekerjaannya.

Alur cerita yang manis sekaligus getir menjadikan film ini kerap disebut sebagai salah satu drama romantis paling menguras air mata.

4. Even If This Love Disappears from the World Tonight (2022)

Even If This Love Disappears from the World Tonight
Even If This Love Disappears from the World Tonight

Film Jepang yang dirilis pada 2022 ini mengusung genre romansa, drama, dan kehidupan remaja.

Ceritanya berpusat pada sepasang remaja yang harus menghadapi kenyataan pahit ketika sang perempuan mengalami amnesia anterograde, kondisi yang membuatnya kehilangan ingatan setiap hari.

Tema cinta dan komitmen menjadi inti dari film ini, dengan konflik emosional yang terus berkembang seiring waktu.

Kisahnya menyentuh dan menyayat hati, karena cinta harus diperjuangkan tanpa jaminan untuk diingat kembali.

5. 18×2 Beyond Youthful Days (2024)

18×2 Beyond Youthful Days
18×2 Beyond Youthful Days

Baca juga: 5 Rekomendasi Lagu Olivia Rodrigo, Cocok untuk Cinta Segitiga

Dirilis pada 2024, 18×2 Beyond Youthful Days merupakan film drama romantis yang kerap digambarkan sebagai kisah manis getir.

Film ini menampilkan cerita cinta lintas negara antara Taiwan dan Jepang dengan alur maju-mundur yang emosional.

Mengangkat tema cinta pertama, perpisahan, dan pencarian jati diri, film ini terinspirasi dari kisah nyata.

Kolaborasi budaya Taiwan dan Jepang menjadi daya tarik tersendiri, memperkuat nuansa emosional yang ditawarkan sepanjang cerita. (MG Agit Aida Musfiroh)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved