Amalan Sunnah di Hari Raya Idul Fitri, Lengkap Beserta Doa-Doanya
Idul Fitri juga memiliki banyak amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Hari Raya Idul Fitri menjadi momen istimewa bagi umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan.
Selain identik dengan tradisi berkumpul bersama keluarga dan menikmati hidangan khas, Idul Fitri juga memiliki banyak amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan.
Melaksanakan amalan sunnah ini tidak hanya menyempurnakan ibadah, tetapi juga membuat suasana Lebaran menjadi lebih bermakna secara spiritual.
1. Mengumandangkan Takbir
Sejak malam Idul Fitri hingga menjelang pelaksanaan salat Id, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak takbir.
Mengucap takbir diartikan sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
Bacaan takbir:
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.
Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allahu akbar wa lillaahil hamd.
Takbir ini bisa dikumandangkan di rumah, masjid, maupun dalam perjalanan.
Baca juga: Kumpulan Doa Mohon Ampunan untuk Keberkahan Malam Lailatul Qadar
2. Mandi Sebelum Salat Id
Mandi sebelum berangkat salat Id merupakan sunnah yang dianjurkan sebagai bentuk menjaga kebersihan dan kesucian diri di hari yang istimewa.
Niat mandi Idul Fitri:
Nawaitul ghusla li ‘iidil fitri sunnatan lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya niat mandi untuk merayakan Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah Ta’ala.”
3. Memakai Pakaian Terbaik
Kita disunnahkan untuk mengenakan pakaian terbaik, bersih, wangi, dan rapi saat Hari Raya nanti.
Tak perlu baju baru, yang penting tampil dengan rapi dan niat berbeda dengan hari biasa.
Ini mencerminkan rasa syukur dan penghormatan terhadap hari kemenangan.
4. Makan Sebelum Salat Id
Berbeda dengan Idul Adha, pada Idul Fitri dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat Id, biasanya dengan jumlah ganjil.
Tidak ada doa khusus, namun dianjurkan membaca doa makan seperti biasa.
Jangan lupa untuk biasakam Bismillah sebelum makan dan Alhamdulillah setelah makan.
5. Melaksanakan Salat Idul Fitri
Salat Id merupakan ibadah utama di pagi hari Lebaran yang dilaksanakan secara berjamaah.
Niat salat Idul Fitri (makmum):
Ushallii sunnatan li ‘iidil fitri rak’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa.
6. Melewati Jalan yang Berbeda
Disunnahkan untuk mengambil jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari salat Id.
Hal ini mengandung makna memperluas silaturahmi dan memperbanyak syiar.
7. Saling Mengucapkan Doa dan Bermaafan
Tradisi saling memaafkan menjadi salah satu ciri khas Lebaran.
Selain itu, dianjurkan juga untuk saling mendoakan sesama.
Berikut ucapan dan doa yang umum dibaca:
Taqabbalallahu minna wa minkum
Artinya: “Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian.”
Minal ‘aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.
Baca juga: Rahasia Hari Jumat: Mengapa Zikir dan Doa Begitu Istimewa
8. Menunaikan Zakat Fitrah
Zakat fitrah wajib ditunaikan sebelum salat Id.
Selain sebagai kewajiban, zakat ini bertujuan untuk membersihkan diri dan membantu sesama agar semua bisa merasakan kebahagiaan Lebaran.
Selamat merayakan Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin!
(MG Shabrina Andini)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261803-ILUSTRASI-Amalan-idul-Fitri.jpg)