Lirik Lagu dan Terjemahan
Lirik Lagu dan Terjemahan Bahasa Indonesia Lagu Entropy Daniel Caesar
Lirik Lagu dan Terjemahan Bahasa Indonesia Lagu Entropy Daniel Caesar , I remembered the line from
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
Berikut adalah terjemahan baris-per-baris untuk lagu "ENTROPY". Lagu ini sangat unik karena mencampurkan konsep fisika (hukum termodinamika), kitab suci, dan eksistensialisme:
-
Lirik Lagu dan Terjemahan Bahasa Indonesia Lagu Entropy Daniel Caesar
I remembered the line from the Hindu scripture, the Bhagavad-Gita (Aku teringat baris kalimat dari kitab suci Hindu, Bhagavad-Gita)
Vishnu was trying to persuade the prince that, he should do his duty (Wisnu sedang mencoba meyakinkan sang pangeran bahwa ia harus melakukan tugasnya)
And, to impress him, takes on his multi-armed form, and says (Dan, untuk membuatnya terkesan, ia berubah ke wujud bertangan banyak, dan berkata)
"Now I am become death, the destroyer of worlds" ("Sekarang aku telah menjadi maut, sang penghancur dunia")
Oh, how can this be? I finally found peace (Oh, bagaimana ini bisa terjadi? Akhirnya aku menemukan kedamaian)
Just how long 'til she strip for me? (Berapa lama lagi sampai dia menanggalkan segalanya untukku?)
So come on, baby, in time we'll all freeze (Jadi ayolah sayang, seiring waktu kita semua akan membeku)
Ain't no stoppin' that entropy (Tak ada yang bisa menghentikan entropi itu)
Baca juga: Lirik Lagu dan Terjemahan Bahasa Indonesia Japanese Denim Daniel Caesar
Am I just a dog whose found me a bone (Apakah aku hanyalah seekor anjing yang menemukan tulang)
Or perhaps have I found a home? (Atau mungkin aku telah menemukan rumah?)
Been sniffin' around all over the town (Sudah mengendus-endus ke seluruh penjuru kota)
I just can't stop settlin' down (Aku tak bisa berhenti untuk menetap/berumah tangga)
His eye's on the sparrow, eyes is on me (Mata-Nya tertuju pada burung pipit, mata-Nya tertuju padaku)
More eyes than the KGB (Lebih banyak mata daripada KGB [dinas intelijen])
Sometimes I suffer, sometimes I bleed (Terkadang aku menderita, terkadang aku berdarah)
Not all at once, time flows linearly (Tidak sekaligus, waktu mengalir secara linear)
Only forwards, never backwards (Hanya ke depan, tak pernah ke belakang)
Seek the darkness, seek the laughter (Mencari kegelapan, mencari tawa)
Raise my jersey to the rafters (Gantungkan jerseylu di langit-langit [sebagai tanda pensiun/penghormatan])
Let moths consume me in the light (Biarkan ngengat memakan diriku di dalam cahaya)
So maybe my ego's out of control (Jadi mungkin egoku sudah tak terkendali)
Can that be avoided? I don't know? (Bisakah itu dihindari? Aku tidak tahu?)
I hated myself when I was a boy (Aku membenci diriku sendiri saat masih kecil)
Now that I don't, they tryna take my joy (Sekarang ketika aku tidak lagi membenci diri sendiri, mereka mencoba merenggut kebahagiaanku)
Drifting towards the deep freeze (Hanyut menuju pembekuan yang dalam)
Thermodynamics, there's no escape (Termodinamika, tak ada jalan keluar)
The good Lord he gives, the Lord he takes (Tuhan yang baik memberi, Tuhan pula yang mengambil)
No life without energy (Tak ada kehidupan tanpa energi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-Lirik-Lagu-Daniel-Caesar.jpg)