Lirik dan Terjemahan Lagu Springseeker – Alan Walker: Hadirkan Vokal Speech

Vokal yang dihadirkan dari lagu ini lebih mirip seperti speech yang berbeda dari pada lagu-lagu pada umumnya.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Spotify.com
Cover dari lagu Springseeker karya Alan Walker 
- Transpose +

TRIBUNJOGJA.COM - “Springseeker” dari Alan Walker adalah lagu elektronik bernuansa reflektif yang mengangkat tema kerinduan akan dunia lama.

Mengangkat sebuah masa ketika kebebasan, keindahan alam, dan pilihan hidup masih sepenuhnya dimiliki manusia. 

Lewat lirik yang puitis, lagu ini mempertanyakan bagaimana dunia yang indah bisa berubah menjadi gelap di bawah rezim Red Nexus.

Keunikan dari lagu ini adalah vokal yang dihadirkan lebih mirip seperti speech yang berbeda dari pada lagu-lagu pada umumnya.

Berikut Adalah lirik dan terjemahan dari lagu ”Springseeker” karya Alan Walker.

I remember
Aku ingat

When they told stories about a different world
Saat mereka bercerita tentang dunia yang berbeda

About a lost world
Tentang dunia yang telah hilang

A time when no one was watching
Tentang masa ketika tak ada yang mengawasi

And when the streets belonged to us
Dan ketika jalanan adalah milik kita

When the skies belonged to the birds
Saat langit menjadi milik burung-burung

And the trees were alive for the wind
Dan pepohonan hidup bersama hembusan angin

A time when our thoughts were our own
Sebuah masa ketika pikiran adalah milik kita sendiri

A time when we could choose our own path
Masa ketika kita bisa memilih jalan hidup kita sendiri

Stories of a different world where everyone was free
Kisah tentang dunia lain, tempat semua orang bebas

And then I wonder
Lalu aku pun bertanya-tanya

If that was all true
Jika semua itu benar adanya

How did we end up here?
Bagaimana kita bisa sampai di titik ini?

How can we lose something so beautiful
Bagaimana kita bisa kehilangan sesuatu yang begitu indah

Only to replace it with something so dark and destructive?
Hanya untuk menggantinya dengan sesuatu yang gelap dan menghancurkan?

Was it all just a dream?
Apakah semua itu hanya mimpi?

Was it all just a made-up fairy tale to give us hope?
Ataukah itu hanya dongeng rekaan untuk memberi kita harapan?

Or did we lose our way and destroy our world?
Atau kita tersesat dan menghancurkan dunia kita sendiri?

Is there a path for us back home?
Masih adakah jalan bagi kita untuk kembali pulang?

Baca juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Destiny – Alesso, SACHA: EDM khas Alesso

(MG Yustama Alfido Reanoka)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved