Mengulik Lirik dan Terjemahan “Misery” – Memphis May Fire

Lagu ini menjadi salah satu track yang sarat makna dengan lirik mendalam, menggambarkan rasa sakit

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
instagram.com/memphismayfire
Lirik dan Terjemahan “Misery” – Memphis May Fire 
- Transpose +

TRIBUNJOGJA.COM – Band metalcore asal Texas yaitu Memphis May Fire, kembali menyuguhkan karya penuh emosi lewat lagu berjudul “Misery”.

Lagu ini menjadi salah satu track yang sarat makna dengan lirik mendalam, menggambarkan rasa sakit, penderitaan batin, hingga pergulatan emosional yang gelap.

Seperti karya-karya mereka sebelumnya, “Misery” menghadirkan paduan vokal penuh tenaga dari Matty Mullins dengan musik yang agresif namun tetap menyimpan sisi melodius.

Liriknya menggambarkan perasaan terjebak dalam kesengsaraan, sulit keluar dari kegelapan, namun tetap ada usaha untuk bertahan meski penuh luka.

Bagi para pendengar setia Memphis May Fire, lagu ini bisa menjadi pengingat bahwa rasa sakit bukan hanya dirasakan seorang diri.

Melalui musik, penderitaan itu justru bisa disuarakan dan dibagi kepada orang lain.

Berikut lirik dan terjemahan “Misery” – Memphis May Fire.

I feel it coming like it's lookin' for some violence

(Aku merasakannya datang seperti sedang mencari kekerasan)

I try to speak, but it's saying to be silent

(Aku mencoba bicara, tapi itu menyuruhku untuk diam)

I grab the bottle, open up and make it quiet

(Aku meraih botol, membukanya dan membuatnya tenang)

But they get louder every time I try to hide it

(Tapi suara itu makin keras setiap kali aku mencoba menyembunyikannya)

Nothing left to lose at rock bottom

(Tak ada lagi yang tersisa untuk hilang di titik terendah)

Wounds turn to scars, yeah, I got 'em

(Luka berubah menjadi bekas luka, ya, aku memilikinya)

But I've come to learn, you've gotta let it burn

(Tapi aku telah belajar, kamu harus membiarkannya terbakar)

If you're gonna be forged in the fire

(Jika kamu ingin ditempa dalam api)

I try to take the pain away, nothing seems to change

(Aku mencoba menghilangkan rasa sakit, tak ada yang terlihat berubah)

When I go through hell, it's when I know myself

(Ketika aku melewati neraka, saat itulah aku mengenal diriku)

And all the lies that I believe are digging me a grave

(Dan semua kebohongan yang aku yakini sedang menggali kuburanku)

But when I go through hell, that's where I find myself

(Tetapi ketika aku melewati neraka, di situlah aku menemukan diriku)

Remade in misery

(Dibuat ulang dalam kesengsaraan)

I found myself in the dark with blurry vision

(Aku menemukan diriku dalam kegelapan dengan penglihatan yang kabur)

The walls turn to bars, it was a prison

(Dinding berubah menjadi jeruji, itu adalah sebuah penjara)

Could have found my way out if I had listened

(Seharusnya aku bisa menemukan jalan keluar jika aku mendengarkan)

I had to die to find what I've been missing

(Aku harus mati untuk menemukan apa yang selama ini aku hilangkan)

Nothing left to lose at rock bottom

(Tak ada lagi yang tersisa untuk hilang di titik terendah)

Wounds turn to scars, yeah I got them

(Luka berubah menjadi bekas luka, ya, aku memilikinya)

And I've come to learn, you've gotta let it burn

(Dan aku telah belajar, kamu harus membiarkannya terbakar)

If you're gonna be forged in the fire

(Jika kamu ingin ditempa dalam api)

I try to take the pain away, but it kept chasing me

(Aku mencoba menghilangkan rasa sakit, tapi itu terus mengejarku)

It's never gonna leave

(Itu tidak akan pernah pergi)

I try to take the pain away, nothing seems to change

(Aku mencoba menghilangkan rasa sakit, tak ada yang terlihat berubah)

But when I go through hell, it's when I know myself

(Tetapi ketika aku melewati neraka, saat itulah aku mengenal diriku)

And all the lies that I believe are digging me a grave

(Dan semua kebohongan yang aku yakini sedang menggali kuburanku)

But when I go through hell, that's where I find myself

(Tetapi ketika aku melewati neraka, di situlah aku menemukan diriku)

Remade in misery

(Dibuat ulang dalam kesengsaraan)

It's easier to say I hate it

(Lebih mudah untuk mengatakan aku membencinya)

Then to admit that I created it

(Daripada mengakui bahwa aku yang menciptakannya)

I'm done running, I'm done running

(Aku selesai berlari, aku selesai berlari)

I'm done running, I can't escape it

(Aku selesai berlari, aku tidak bisa lolos darinya)

It's easier to say I hate it

(Lebih mudah untuk mengatakan aku membencinya)

Then to admit that I created it

(Daripada mengakui bahwa aku yang menciptakannya)

I'm done running, I'm done running

(Aku selesai berlari, aku selesai berlari)

I'm done running, I can't escape it

(Aku selesai berlari, aku tidak bisa lolos darinya)

I try to take the pain away, nothing seems to change (nothing seems to change)

(Aku mencoba menghilangkan rasa sakit, tak ada yang terlihat berubah (tak ada yang terlihat berubah))

But when I go through hell it's when I know myself

(Tetapi ketika aku melewati neraka, saat itulah aku mengenal diriku)

And all the lies that I believe are digging me a grave (digging me a grave)

(Dan semua kebohongan yang aku yakini sedang menggali kuburanku (menggali kuburanku))

But when I go through hell, that's where I find myself

(Tetapi ketika aku melewati neraka, di situlah aku menemukan diriku)

Remade in misery

(Dibuat ulang dalam kesengsaraan)

Remade in misery

(Dibuat ulang dalam kesengsaraan)

 

(MG Ignatius Gunarso Tri Widagdo)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved