5 Tips dan Trik Bertahan Hidup di Hutan : Sederhana Tapi Sangat Berguna

Udara lembab, suara serangga, dan kegelapan malam bisa membuat siapa pun...

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
tribunjogja
Survival merupakan sebuah kemampuan untuk bertahan hidup di alam bebas. Kemampuan ini perlu di pelajari olehb semua orang sebagai bekal perlindungan diri sewaktu-waktu mengalami hal yang tidak terduga. 
Ringkasan Berita:
  • Bertahan hidup di hutan bisa dilakukan dengan cara sederhana tanpa harus menjadi ahli survival.
  • Pengetahuan dasar bisa menyelamatkan diri.
  • Tips dan trik survival berguna untuk siapa saja yang beraktivitas di alam terbuka.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM - Pernah membayangkan bagaimana rasanya tersesat di tengah hutan tanpa membawa perlengkapan lengkap?

Udara lembab, suara serangga, dan kegelapan malam bisa membuat siapa pun panik.

Namun ada kabar baik, bertahan hidup di hutan ternyata bisa dilakukan dengan cara sederhana bahkan oleh orang yang tidak punya pengalaman survival sekalipun.

Dengan sedikit kreativitas dan pengetahuan dasar, kamu bisa tetap aman dan bertahan hingga bantuan datang.


Pengetahuan bertahan hidup bukan hanya untuk pendaki atau petualang, tapi juga penting bagi siapa pun yang sering beraktivitas di alam.

Mulai dari menyalakan api tanpa korek, membuat lilin darurat dari kardus, hingga mencari air bersih dari daun, semua bisa jadi penyelamat di situasi tak terduga.

 

Berikut lima tips dan trik survival yang mudah dilakukan: 

 

Baca juga: 5 Tips dan Trik Sederhana yang Bikin Hidup Lebih Mudah di Rumah

 

 

1. Membuat Lilin Darurat dari Kardus dan Lilin Bekas


Saat malam tiba dan cahaya mulai hilang, lilin darurat bisa jadi penyelamat.

Caranya mudah yaitu potong kardus tipis berbentuk lingkaran atau gulungan kecil, masukkan ke dalam kaleng bekas (seperti susu kental manis).

Lelehkan lilin sisa dan tuangkan ke dalam kaleng hingga menutupi kardus.

Setelah mengeras, lilin ini bisa menyala hingga tiga jam lebih.

Lilin darurat ini tidak hanya berguna untuk penerangan, tapi juga bisa membantu menyalakan kayu yang lembap saat cuaca dingin.

Agar lebih praktis, bungkus lilin darurat dalam plastik atau wadah tahan air.

Kamu bisa membuat beberapa sekaligus dan membawanya saat camping atau mendaki gunung.

 


2. Menyalakan Api dengan Bahan Alami

Api adalah elemen utama dalam bertahan hidup.

Selain untuk hangat dan memasak, api juga bisa memberi rasa aman di malam hari.

Jika kehilangan korek atau pemantik, gunakan batu keras dan pisau logam untuk menimbulkan percikan api.

Gunakan kapas, kulit kayu, atau daun kering sebagai bahan pemantik (tinder).

 

Baca juga: 7 Tips dan Trik Aneh Namun Bermanfaat, Bikin Hidup Lebih Praktis!


Tambahkan sedikit minyak goreng atau lilin cair untuk membuat nyala api lebih lama.

Jika kondisi sekitar lembap, cari ranting yang masih tergantung di pohon karena biasanya bagian dalamnya kering.

Namun, pastikan api dibuat di area aman, jauh dari semak kering agar tidak menimbulkan kebakaran.

 


3. Mengumpulkan Air Minum dari Alam


Air adalah kebutuhan vital untuk bertahan hidup.

Salah satu cara sederhana mendapatkannya adalah dengan mengumpulkan uap air dari daun.

Caranya, ikat plastik bening di cabang pohon yang berdaun lebat dan tunggu beberapa jam.

Air dari daun akan mengembun di dalam plastik dan bisa diminum langsung.


Jika ada sumber air alami seperti sungai kecil, pastikan airnya jernih dan tidak berbau.

Rebus air selama 10 menit untuk membunuh kuman.

Kamu juga bisa membuat alat penyaring sederhana dari botol bekas yang diisi pasir, arang, dan batu kecil dan hasilnya cukup aman untuk diminum.

 


4. Membuat Tempat Berteduh Darurat


Tempat berlindung sangat penting untuk melindungi diri dari hujan, angin, dan suhu dingin malam hari.

Buatlah berteduh sederhana menggunakan ranting besar sebagai kerangka dan tutupi dengan daun besar, plastik, atau jas hujan jika ada.

Pastikan lokasinya agak tinggi dan kering agar tidak tergenang air.


Untuk tidur, buat alas dari daun kering atau ranting agar tubuh tidak langsung menyentuh tanah yang lembap.

Jika kamu membuat api di dekat tempat tidur, letakkan beberapa batu di depan api agar panasnya memantul ke arah tubuhmu.

Dengan cara sederhana ini, malam di hutan akan terasa lebih hangat dan aman.

 


5. Gunakan Alam untuk Navigasi dan Perlindungan


Saat tersesat, jangan panik.

Alam bisa jadi pemandu alami yang sangat membantu.

Di daerah tropis seperti Indonesia, lumut biasanya tumbuh di sisi utara batang pohon, jadi bisa dijadikan penunjuk arah.

Jika malam hari cari rasi bintang Biduk Besar (Ursa Major), ujungnya menunjuk ke arah utara.


Selain itu, berhati-hatilah dalam memilih tanaman untuk dimakan.

Hindari buah atau daun yang tidak dikenal.

Jika rasanya sangat pahit, menyebabkan gatal, atau membuat lidah kebas, segera buang karena kemungkinan besar beracun.

Prinsipnya sederhana, lebih baik lapar sementara dari pada berisiko keracunan.


Bertahan hidup di hutan tidak harus rumit.

Dengan sedikit pengetahuan dan ketenangan, kamu bisa memanfaatkan bahan sederhana di sekitar untuk tetap hidup.

Lilin dari kardus, api dari batu, air dari daun, hingga tempat berlindung dari ranting.

Semua adalah contoh life hack sederhana yang bisa menyelamatkan nyawa.


Yang paling penting, selalu utamakan keselamatan dan berpikir jernih.

Hindari tindakan berisiko, tetap hemat tenaga, dan gunakan sumber daya alam secara bijak.

Alam bisa menjadi sahabat terbaik jika kita tahu cara memanfaatkannya dengan cerdas.

 

(MG HAJAH RUBIATI) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved