DPMB dan Serigala Malam Satukan Hip Hop dan Hardcore Lewat Ghettocore Tour 2025
Tur ini akan menyambangi Jakarta, Bandung, Malang, Surabaya, dan ditutup dengan pertunjukan spesial di Yogyakarta pada 25 Oktober 2025
Penulis: Santo Ari | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Yogyakarta kembali mengirimkan energi baru ke kancah musik nasional melalui kolaborasi dua unit lintas genre: D.P.M.B dan Serigala Malam.
Lewat proyek gabungan yang mereka sebut DPMBXSM, keduanya merilis album penuh bertajuk “Ghettocore” dan segera menindaklanjutinya dengan rangkaian Ghettocore Tour 2025 ke lima kota besar di Indonesia.
Tur ini akan menyambangi Jakarta, Bandung, Malang, Surabaya, dan ditutup dengan pertunjukan spesial di Yogyakarta pada 25 Oktober 2025 di Transmart Meguwo.
Dalam perhelatan terakhir ini, mereka menggandeng sejumlah nama seperti Skandal, The Kick, Mario Zwinkle, dan NKO.
Menurut Alex Donnero, selaku Program Director sekaligus perwakilan dari D.P.M.B, tur ini bukan sekadar agenda promosi.
“‘Ghettocore Tour’ tidak hanya menjadi ajang promosi album, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi dan penyatuan dua genre musik yang membesarkan kami, yaitu hip hop dan hardcore,” katanya.
Album “Ghettocore” sendiri menjadi hasil perjalanan panjang. Kolaborasi ini berakar dari tahun 2015, ketika Serigala Malam mengajak D.P.M.B mengisi dua trek dalam album debut mereka Hibernate in Harder Pain. Sepuluh tahun kemudian, pertemuan di sebuah panggung membuat keduanya kembali tersambung. Chemistry yang terbangun di atas panggung itu berlanjut ke studio rekaman, dan akhirnya melahirkan proyek bersama ini.
Selama satu bulan penuh, keduanya menggarap materi di Omah Lembah Merapi dan Hellhouse Studio, dengan Hamzah Kusbiyanto menangani proses mixing dan mastering. Hasilnya adalah 12 lagu penuh energi, termasuk reinterpretasi ulang “Boyz In Da Hood” dan dua lagu baru, salah satunya “Refuse,” yang disebut sebagai anthem perlawanan terhadap represi dan ketidakadilan hari ini.
Bagi Serigala Malam, “Ghettocore” membawa mereka pada versi yang lebih tajam dari album sebelumnya, Bloodlines.Hardcore groove yang dipengaruhi Madball, Hatebreed, dan Lionheart kini dilapisi dengan elemen hip hop seperti scratch dan kick 808. Sementara bagi D.P.M.B, proyek ini membuka ruang eksplorasi yang lebih liar, menjadikan rap boombap mereka sebagai tulang punggung dari sound hardcore yang cadas.
Alex menjelaskan bahwa kolaborasi ini bukan hanya soal musikalitas, tetapi juga pertemuan dua kultur yang sama-sama lahir dari semangat perlawanan.
“‘Ghettocore’ adalah ruang di mana breakdown hardcore dan boombap rap bertemu, berpihak pada penikmat musik keras maupun penggemar hip hop 90-an,” ujarnya.
Sebelumnya, jadwal tur sempat ditunda karena kondisi yang dinilai belum tepat untuk berpesta musik.
“Kami merasa tidak tepat menggelar pesta musik di tengah gejolak perjuangan yang sedang berlangsung. Dengan penuh kesadaran, kami memutuskan untuk menunda penyelenggaraan tour tersebut hingga bulan Oktober,” kata Alex menegaskan.
Kini, setelah penantian itu, DPMBXSM siap kembali menyalakan semangat Ghettocore Tour dengan energi penuh. Rangkaian tur ini diproyeksikan bukan hanya sebagai konser lintas genre, melainkan perjalanan musikal yang menggambarkan semangat persaudaraan, perjuangan, dan keberanian untuk bereksperimen.
Pertunjukan puncak di Yogyakarta akan menjadi momentum spesial bagi dua band yang lahir dan tumbuh di kota yang sama. Dengan setlist lebih panjang, sejumlah kolaborasi lintas musisi, serta kejutan di atas panggung, DPMBXSM berharap bisa menutup tur dengan energi yang sama kuatnya seperti ketika mereka pertama kali bersatu di studio.(nto)
| Pesan Tegas di Balik Pemusnahan 50 Bentor dengan Alat Berat, Pemkot Jogja: Lalu Diberi Becak Listrik |
|
|---|
| Pelatih 2 Klub Liga Indonesia yang Tinggal di Jogja ini Curhat soal Tunggakan Gaji, Lapor APSSI |
|
|---|
| Dua Hunian Tidak Layak di Tegalrejo Kota Yogya Disasar Program Bedah Rumah |
|
|---|
| Refleksi 2 Dekade Gempa Jogja, Ratusan Masyarakat Ikut Susur Jejak Arsitektur di Padukuhan Ngibikan |
|
|---|
| Pemkot Yogya Bakal Hancurkan 50 Becak Motor, Diganti Armada Listrik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/DPMB-dan-Serigala-Malam-Satukan-Hip-Hop-dan-Hardcore-Lewat-Ghettocore-Tour-2025.jpg)