Awas Jamur! Cara Tepat Menyimpan Bahan Makanan Kering di Dapur
Tidak perlu khawatir, ada solusi yang tepat untuk menyimpan bahan makanan kering agar tetap aman dan tahan lama.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM – Cara menyimpan bahan makanan kering dan basah sering kali diabaikan, terutama pada bahan makanan kering.
Bahan makanan kering seperti tepung, beras, atau biji-bijian sering kali menjadi stok utama di dapur.
Tanpa disadari bahwa bahan-bahan tersebut bisa cepat rusak, berjamur, dan dapat diserang kutu sebab cara menyimpan yang tidak tepat.
Tentu saja hal tersebut akan membuat bahan makanan menjadi sia-sia.
Tidak perlu khawatir, ada solusi yang tepat untuk menyimpan bahan makanan kering agar tetap aman dan tahan lama.
Wadah Kedap Udara
Salah satu musuh terbesar bahan makanan kering yaitu kelembapan dan serangga.
Keduanya bisa masuk dengan mudah jika hanya mengandalkan kemasan plastik aslinya.
Maka dari itu, solusinya bisa dipindahkan semua bahan kering ke dalam wadah kedap udara.
Pemilihan wadah juga perlu diperhatikan dengan memperhatikan bahan dan kualitasnya.
Wadah yang berbahan kaca atau plastik tebal yang memiliki tutup rapat akan melindungi isi dari paparan udara, kelembapan, dan serangga.
Selain itu, menggunakan wadah yang seragam akan membuat daput terlihat lebih rapi dan terorganisir.
Cari Lokasi yang Tepat
Bahan makanan kering tidak boleh disimpan sembarangan.
Pemilihan lokasi juga perlu untuk diperhatikan dengan kondisi suhu ruang yang sejuk, kering, dan gelap.
Hindari tempat-tempat yang dekat dari sumber panas seperti kompor atau oven, karena suhu yang tinggi bisa merusak kualitas bahan makanan.
Paparan dari sinar matahari juga bisa mempercepat proses oksidasi dan membuat tepung cepat apek.
Jika ingin menyimpan di lemari penyimpanan, maka gunakan bagian yang jauh dari tempat terkenanya panas atau area yang lembab, seperti jendela dan di bawah wastafel.
Beri Label dan Catat Tanggalnya
Terkadang untuk mencatat masa layak konsumsinya sering kali diabaikan, padahal sangat penting dan berguna.
Untuk menghindari kebingungan, biasakan untuk memberi label pada setiap wadah bahan makanan kering.
Tuliskan nama bahan, tanggal pembelian, atau tanggal kedaluwarsa.
Kebiasaan sederhana ini akan sangat membantu dalam mengelola stok di dapur dan dapat memastikan bahan yang digunakan masih dalam kondisi yang layak untuk dikonsumsi.
Adapun tips tambahan untuk bahan khusus:
1. Beras
Untuk mencegah kutu beras, Anda dapat memasukkan beberapa lembar daun salam kering atau beberapa siung bawang putih yang sudah dikupas ke dalam wadah beras.
Kutu beras sangat sensitif terhadap bau yang menyengat terutama pada daun salam dan bawang putih yang aromanya tidak disukai oleh serangga ini.
Dengan menempatkan bahan-bahan alami ini di dalam wadah beras, aromanya akan menyebar dan secara efektif mengusir kutu, sehingga mereka tidak akan bersarang atau berkembang biak.
2. Tepung
Tepung merupakan bahan makanan yang mudah menyerao kelembapan dan bau dari lingkungan sekitarnya, serta rentan terhadap pertumbuhan jamur dan kutu.
Cara menyimpannya yaitu simpan tepung di dalam wadah kedap udara dan letakkan di tempat yang sejuk.
Jika tidak sering menggunakannya bisa menyimpannya di kulkas atau freezer untuk memperpanjang masa konsumsinya.
Suhu dingin di kulkas atau freezer secara signifikan memperlambat atau menghentikan aktivitas mikroorganisme seperti jamur dan bakteri.
Lemak alami yang terkandung dalam beberapa jenis tepung (misalnya tepung gandum utuh) dapat menjadi tengik jika terpapar udara dan suhu hangat.
Menjaga kualitas tepung dengan suhu yang stabil dan rendah, tepung akan tetap kering dan tidak menggumpal terutama jika disimpan dalam wadah kedap udara.
3. Rempah-rempah
Rempah-rempah sangat mudah kehilangan aroma, rasa dan warmanya ketika terpapar faktor-faktor eksternal.
Simpan rempah bubuk dalam wadah kaca yang gelap dan jauh dari sinar matahari agar aromanya tetap kuat.
Sinar UV dari matahari dapat memecah senyawa volatil (senyawa pemberi aroma) dalam rempah.
Menyimpan rempah dalam wadah kaca gelap (atau di lemari yang gelap) akan melindungi isinya dari paparan sinar matahari langsung, sehingga aroma dan rasanya tetap kuat dan tidak pudar.
Bahan kaca juga lebih baik dalam menjaga kekedapan udara, mencegah masuknya kelembapan yang bisa menyebabkan rempah menggumpal atau berjamur.
Dengan menerapkan tips-tips sederhana ini, Anda bisa menjaga kualitas bahan makanan kering, menghemat uang, dan memastikan setiap hidangan yang Anda buat selalu lezat dan aman. Selamat mencoba! (MG Awega Yunita Sara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bahan-Makanan-Kering.jpg)