Doa Siang Katolik: Mohon Ketenangan Hati kepada Tuhan

Doa ini menjadi sarana untuk kembali menyerahkan segala pekerjaan, rasa lelah, maupun kekhawatiran kepada Tuhan.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
PEXELS/Cottonbro Studio
Ilustrasi foto umat Katolik umat Kristen sedang berdoa di Gereja 

 

TRIBUNJOGJA.COM - Umat Katolik memiliki kebiasaan untuk menenangkan diri sejenak di tengah aktivitas dengan memanjatkan doa siang.

Doa ini menjadi sarana untuk kembali menyerahkan segala pekerjaan, rasa lelah, maupun kekhawatiran kepada Tuhan.

Di waktu siang, doa dipanjatkan agar hati kembali tenang, pikiran jernih, serta semangat diperbaharui untuk melanjutkan tugas hingga sore hari.

Berikut doa siang Katolik yang bisa anda renungkan:

Allah yang Mahakasih, pada siang hari ini aku datang kepada-Mu dengan penuh syukur.

Terima kasih atas penyertaan-Mu sejak pagi hingga saat ini.

Di tengah kesibukan dan tantangan, aku memohon rahmat-Mu agar hati tetap sabar dan penuh kasih.

Lindungilah keluarga, sahabat, serta semua orang yang kucintai dari mara bahaya.

Berilah aku ketenangan batin, agar mampu melanjutkan pekerjaan dengan penuh sukacita.

Demi Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Berikut bacaan yang bisa anda renungkan dan refleksikan:

Filipi 4:6-7
"Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."

Ayat ini menegaskan supaya umat menyerahkan segala kekhawatiran kepada Tuhan, sejalan dengan doa siang yang memohon ketenangan hati.

Mazmur 121:7-8
"Tuhan akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. Tuhan akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya."

Ayat ini relevan dengan permohonan perlindungan bagi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang terkasih.

Yesaya 40:31
"Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."

Ayat ini sangat cocok dengan doa yang memohon semangat baru di tengah aktivitas siang hari.

Doa siang ini bisa didaraskan secara pribadi maupun bersama-sama, baik di rumah, kantor, maupun tempat kerja.

Dengan doa, umat diajak untuk senantiasa menyerahkan segala kekuatan dan kelemahan hanya kepada Tuhan. (MG Ignatius Gunarso Tri Widagdo)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved