4 Cara Mengungkapkan Sarkas dalam Bahasa Inggris secara Elegan
Bahasa Inggris punya banyak ekspresi yang terdengar simpel, tapi bisa jadi “menusuk” kalau dipakai di situasi tertentu.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Dalam percakapan sehari-hari, terutama di antara anak muda, sarkas atau sindiran halus sering dipakai untuk mengekspresikan rasa kesal, kecewa, atau sekadar bercanda dengan nada nyeleneh.
Bahasa Inggris punya banyak ekspresi yang terdengar simpel, tapi bisa jadi “menusuk” kalau dipakai di situasi tertentu.
Berikut empat contoh ungkapan sarkas dalam Bahasa Inggris beserta arti dan maknanya.
1. Thanks for That
Contoh:
“Naya, I accidentally told your crush about your secret..”
“Wow, thanks for that!”
Terjemahan:
“Naya, aku gak sengaja ngasih tau rahasia kamu ke crush kamu..”
“Wah, makasih banget ya!”
Makna:
Ungkapan ini tidak benar-benar menyatakan terima kasih, melainkan bentuk sindiran ketika seseorang justru melakukan hal yang merugikan.
Dalam arti lain, ucapan terima kasih tersebut hanyalah sebuah omong kosong.
Kalimat ini biasanya diucapkan dengan intonasi sinis agar pesan sarkasnya lebih terasa.
1. Thanks for That
Contoh:
“Naya, I accidentally told your crush about your secret..”
“Wow, thanks for that!”
Terjemahan:
“Naya, rahasiamu nggak sengaja terbongkar ke gebetanmu..”
“Wah, makasih banget ya!”
Makna:
Ungkapan ini tidak benar-benar menyatakan terima kasih, melainkan bentuk sindiran ketika seseorang justru melakukan hal yang merugikan.
Kalimat ini biasanya diucapkan dengan intonasi sinis agar pesan sarkasnya lebih terasa.
2. I’m Not Surprised
Contoh:
“Naya, my boyfriend cheated on me again.”
“Well, what do you want me to say? I’m not surprised.”
Terjemahan:
“Naya, pacarku selingkuh lagi.”
“Mau bilang apa lagi? Sudah tidak kaget.”
Makna:
Kalimat ini digunakan ketika suatu peristiwa buruk terjadi, tetapi sebenarnya sudah bisa diduga sebelumnya.
Ungkapan "I’m not surprised" memberi kesan bahwa hal tersebut memang sudah menjadi pola atau sifat yang tidak mengherankan lagi.
3. That Sounds Like a You Problem
Contoh:
“Naya, my situationship hasn’t answered me yet, it’s been 3 days.”
“I think that sounds like a you problem.”
Terjemahan:
“Naya, gebetan belum membalas pesan sudah tiga hari.”
“Itu kelihatannya seperti masalahmu sendiri.”
Makna:
Ekspresi ini biasanya dilontarkan untuk menegaskan bahwa persoalan yang dibawa orang lain bukanlah tanggung jawab orang yang mendengarkan.
Meskipun terdengar ringan, kalimat ini cukup nyelekit karena menandakan sikap tidak peduli terhadap keluhan tersebut.
4. You’re Really Something Else
Contoh:
“I just spent $300 on shoes I don’t even like.”
“Wow, you’re really something else.”
Terjemahan:
“Baru saja menghabiskan 4 juta untuk sepatu yang sebenarnya tidak disukai.”
“Hebat sekali, benar-benar luar biasa.”
Makna:
Sekilas terdengar seperti pujian, tetapi sebenarnya kalimat ini lebih sering digunakan untuk menyindir.
Biasanya dipakai ketika seseorang melakukan sesuatu yang tidak masuk akal, konyol, atau mengejutkan.
Intonasi dan ekspresi wajah sangat menentukan apakah kalimat ini terdengar tulus atau sarkastik.
(MG. Nadya Shalihah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-mengobrol-dalam-bahasa-inggris.jpg)