Serie A

INTER MILAN: Masalah Terbesar Davide Frattesi dalam Skuad Nerazzurri

Mantan kapten Inter Milan Beppe Bergomi menyebutkan satu masalah utama yang dialami Davide Frattesi. 

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Alessandro Sabattini / GETTY IMAGES EROPA / Getty Images melalui AFP
Davide Frattesi mencetak gol di Liga Italia Serie A Udinese vs Inter Milan di Dacia Arena pada 8 April 2024 di Udine, Italia. 

TRIBUNJOGJA.COM - Mantan kapten Inter Milan Beppe Bergomi menyebutkan satu masalah utama yang dialami Davide Frattesi

Menurut Bergomi, Davide Frattesi hanya bisa bermain di posisi yang saat ini disegel Nicolo Barella di Nerazzurri.

Mantan pemain tim nasional Italia itu menganalisis masalah dengan waktu bermain Frattesi di Sky Sport Italia via FCInter1908.

Dalam beberapa minggu terakhir, Frattesi telah menjadi pusat banyak rumor transfer.

Kabarnya, mantan gelandang Sassuolo itu ingin meninggalkan Inter.

Davide Frattesi dan Marko Arnautovic di Liga Italia Serie A Inter Milan vs AC Milan di Stadion San Siro di Milan, Italia pada 16 September 2023.
Davide Frattesi dan Marko Arnautovic di Liga Italia Serie A Inter Milan vs AC Milan di Stadion San Siro di Milan, Italia pada 16 September 2023. (Piero Cruciatti / ANADOLU AGENCY / Anadolu Agency melalui AFP)

Alasannya adalah kurangnya waktu bermain.

Frattesi bukan tidak mendapatkan kesempatan bermain. 

Kemarin, pemain internasional Italia itu masuk sebagai pemain pengganti saat melawan Venezia.

Namun, masalahnya justru terletak pada banyaknya penampilan Frattesi sebagai pemain pengganti.

Pemain berusia 25 tahun itu tampaknya tidak mampu masuk ke dalam rotasi awal di lini tengah.

Dan menurut mantan kapten Inter Milan Bergomi, masalahnya mungkin terletak pada taktik. 

Ia merasa gaya bermain Frattesi tidak akan benar-benar memungkinkannya memainkan banyak peran di lini tengah.

Mantan kapten Nerazzurri Bergomi mengatakan tentang Frattesi bahwa Inzaghi tidak pernah bepikir memainkannya di sisi kiri.

“Ia hanya bisa bermain sebagai pengganti Barella,” lanjut mantan kapten tersebut.

“Inter Milan adalah tim yang ingin mengendalikan pertandingan dan menggunakan penguasaan bola.”

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved