Serie A

INTER MILAN: Inilah Kesalahan Terbesar Romelu Lukaku

Lukaku memilik kembali ke klub pertamanya di Liga Inggris, setelah menjalani musim gemilang bersama Nerazzurri di bawah Antonio Conte.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Oli SCARFF / AFP
Romelu Lukaku dan Thomas Tuchel di Liga Inggris antara Aston Villa vs Chelsea di Villa Park di Birmingham, Inggris tengah pada 26 Desember 2021. Chelsea memenangkan pertandingan 3-1. 

TRIBUNJOGJA.COM - Patrice Evra mengatakan bahwa kesalahan terbesar Romelu Lukaku adalah ketika dia meninggalkan Inter Milan musim panas lalu.

Lukaku memilik kembali ke klub pertamanya di Liga Inggris, setelah menjalani musim gemilang bersama Nerazzurri di bawah Antonio Conte.

Biaya penyerang tengah lebih dari € 115 juta untuk dibawa ke London musim panas lalu, setelah memenangkan gelar Serie A di Italia dan mencapai Final Liga Europa.

Namun, pemain Belgia tersebut telah mengalami kesulitan berkepanjangan untuk menembus starting XI Thomas Tuchel musim ini.

Mantan penyerang Manchester United itu dianggap tidak cocok dengan taktik manajer asal Jerman yang menggantikan Frank Lampard.

Romelu Lukaku vs Harry Kane di semi final Piala Liga Inggris antara Chelsea vs Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, di London pada 05 Januari 2022.
Romelu Lukaku vs Harry Kane di semi final Piala Liga Inggris antara Chelsea vs Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, di London pada 05 Januari 2022. (Adrian DENNIS / AFP)

Dan menurut beberapa laporan, Lukaku dikabarkan ingin kembali ke Inter Milan di jendela transfer musim panas 2022 mendatang.

“Mereka yang mengkritik Lukaku memiliki ingatan yang pendek,” kata Evra kepada dikutip Tribun Jogja dari Voetbalprimeur via Football Italia.

“Karena ketika dia pertama kali tiba di London (Chelsea), dia mencetak gol dan bermain dengan sangat baik.

Namun semuanya berubah setelah Lukaku mengalami cedera dan merindukan Inter Milan.

“Setelah dia cedera dan kemudian mengatakan bahwa dia merindukan Inter, itu membuat sedikit kekacauan dengan para penggemar.”

Bagaimanapun, Lukaku sekarang telah menyesali meminta untuk kembali ke Stamford Bridge, tempat ia bermain saat muda, setelah Antonio Conte meninggalkan Inter Milan.

“Dia ingin dengan segala cara untuk kembali ke Chelsea, tetapi dia seharusnya bertahan di Inter Milan setelah satu musim di level yang begitu tinggi,” tutur mantan bek Juventus itu.

"Dia telah membuat pilihan itu dan itu adalah kesalahan besar, menurut saya."

Pemain berusia 28 tahun itu telah mencetak 12 gol dalam 36 penampilan kompetitif untuk Chelsea sejauh musim ini.

Dalam musim 2020-21 di Inter Milan, Lukaku telah mencetak 30 gol dalam 44 pertandingan resmi, bersama dengan 10 assist.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved