Menengok Hiruk Pikuk Seturan Zaman Now

Kemacetan menjadi satu dari beberapa hal yang paling mencolok di Jalan Seturan, meski hal tersebut tidak terjadi setiap waktu.

Penulis: app | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Arfiansyah Panji
Suasana di ruas Jalan Seturan, Depok, Sleman, Kamis (21/12/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Siang itu matahari berada tepat di atas ubun-ubun.

Meski telah memasuki musim hujan, tampaknya terik enggan berkompromi hari itu.

Seperti biasa, Jalan Seturan, Depok, Sleman tetap sesak lalu lalang kendaraan.

Tampak terburu-buru, ratusan manusia berjubel mengejar waktu, Kamis (21/12/2017).

Namun tak begitu bagi Faiz (21), raut mukanya tampak santai.

Jemarinya pun tampak mengempit batang rokok filter.

Sesekali ia hisap rokok sembari tetap santai duduk di atas sadel motor sport berkapasitas mesin 150 cc.

"Nunggu teman, mas," ujarnya saat Tribunjogja.com menanyakan aktivitasnya siang itu.

Faiz merupakan sebuah cerminan kehidupan mahasiswa di Yogya.

Meninggalkan kampung halaman demi mengejar cita di Kota Pelajar nan terkenal ini.

Baginya Yogya tetap nyaman, meski di beberapa ruas jalan macet mendera.

Lalu bagaimanakah komentar Faiz terkait kondisi Jalan Seturan kali ini?

Ia membalas dengan senyum simpul.

"Kayaknya harus ganti motor metik deh," ujar mahasiswa di sebuah kampus swasta tersebut.

Faiz menjelaskan kemacetan menjadi satu dari beberapa hal yang paling mencolok di Jalan Seturan, meski hal tersebut tidak terjadi setiap waktu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved