Pipa Uap Pabrik Gula Madukismo Meledak Empat Pekerja Terluka

Salah satu pipa uap di ruang Ketel milik Pabrik Gula (PG) Madukismo Bantul DIY dikabarkan meledak

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Rina Eviana Dewi

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Salah satu pipa uap di ruang Ketel milik Pabrik Gula (PG) Madukismo Bantul DIY dikabarkan meledak dan menyebabkan empat orang pekerja terluka, Selasa (28/5/2013).

Dari penelusuran Tribunjogja.com, salah satu korban atas nama Feri Eko Novianto (24) warga Kembaran, Tamantirto, Kasihan Bantul saat ini tengah dirawat di ruang IGD Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul.

Feri terlihat masih memejamkan, sesekali mencoba membuka mata. Selang oksigen sebagai alat bantu pernafasan dipasang dihidungnya, sementara tangan sebelah kiri terpasang selang infus. Tangan kanan Feri nampak menghitam.

Paman Feri yang kebetulan karyawan PG Madukismo, Paidi ditemui Tribunjogja.com membenarkan kejadian yang menimpa keponakannya tersebut. Menurut Paidi, sekitar pukul 10.30 WIB ia mendengar bunyi ledakan keras dari arah pabrik, disusul getaran tanah yang ia rasakan.

"Saya posisi di perumahan, sekitar 300 meter dari lokasi. Bunyinya keras sekali seperti ban besar meletus sampai ada getaran, lalu saya ke pabrik, ternyata dari pipa uap di ruang ketel, ada korban, salah satunya Feri ini. Tadi ada empat korban, " ujarnya ditemui saat menunggu Feri di ruang IGD RS PKU Muhammadiyah Bantul.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan otoritas PG Madukismo masih enggan memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut. Hanya saja, salah satu staf membenarkan kejadian ini.

"Sudah kami tangani, korban ada empat. Aktivitas pabrik tetap kita lanjutkan," ujar staf yang enggan disebutkan namanya ini.

Sementara itu, sekitar pukul 11.30 WIB, tim identifikasi Polres Bantul terlihat keluar dari lokasi kejadian yang berada di sayap sebelah timur pabrik. Menurut salah seorang Satpam yang enggan disebutkan namanya, juga membenarkan ada empat korban yang salah satunya bernama Feri.

"Tadi dibawa dua ambulance. Yang satu dibawa ke klinik pabrik," ujarnya saat ditemui Tribunjogja.com di Pos Jaga pabrik.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved