Ny Wiendu Nuryanti Senang Ajak Anak ke Luar Negeri

Guru besar Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik UGM Yogyakarta ini tetap memperhatikan sang anak meski dia sibuk luar biasa.

Editor: jun
zoom-inlihat foto Ny Wiendu Nuryanti Senang Ajak Anak ke Luar Negeri
TRIBUN JOGJA/KOLEKSI PRIBADI
Ny Prof Ir Wiendu Nuryanti M Arch PhD, di ruang kerjanya.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Ny Prof  Ir Wiendu Nuryanti M Arch PhD setiap hari disibukkan oleh profesinya sebagai guru besar Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Meski begitu, dia tetap mengutamakan anaknya, antara lain dengan rutin mengajak berlibur, termasuk liburan ke luar negeri.

“Biar sibuk saya selalu komunikasi dengan anak. Saya tanyakan apakah ada pekerjaan rumah atau tidak, atau sekadar menanyakan sudah makan atau belum,” tutur  ibu berusia 51 tahun ini, mencontohkan komunikasinya dengan sang putra semata wayang,  Gandewa Pradana Theodore Sanders (8).

Profesi Windu mengharuskan dia sering  ke luar kota. Maka, untuk memudahkan komunikasi dengan putranya,  istri David Sanders PhD (asal Kanada) ini pun membekali Gandewa dengan telepon seluler (ponsel) alias handphone.

“Anak saya, walau masih SD, memang sudah saya beri handphone. Supaya komunikasi saya dan dia lancar, saya pun mudah memantaunya,” ujar Windu.

Banyak pelajaran penting ditanamkan Windu kepada anak  sejak kecil. Salah satunya,  sikap menghargai orang lain. Dia mencontohkan hal kecil, di mana setiap anaknya diberi sesuatu orang lain  maka anak itu harus mengucapkan terima kasih. Begitu pun ketika bersalah harus mau mengaku dirinya bersalah.

“Hal-hal kecil itu  penting bagi anak jika ditanamkan sejak kecil. Agar ketika dewasa mereka jadi peka terhadap orang lain,” jelasnya.

Demi sang anak pula Windu, yang waktu luangnya terbatas, selalu mengajak anaknya bepergian ke luar kota atau ke luar negeri jika musim liburan tiba. Perempuan kelahiran Yogyakarta, 15 Mei 1959, ini memang gemar travelling.Setelah menjejakkan kaki di 30 negara, kini ia memiliki dua kota favorit :  Venezia (Italia), dan Yogyakarta.

“Saya suka sekali dengan Kota Venezia karena punya kota terapung di air. Tapi biar begitu tapi saya tetap suka Yogya karena memang memiliki daya tarik,” ucapnya, tanpa merinci daya tarik kota kelahirannya tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved