Nilai Rapor Pemain Persiba Rata-rata Delapan

nilai delapan yang diberikan tak berarti lantas semua pemain nilainya sama. Namun, ada juga yang dibawah angka tersebut.


TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - 
Pelatih Persiba Bantul, Sajuri Syahid, mengaku belum menyiapkan laporan secara lengkap kepada manajemen. Padahal, dari laporan Mister Koprol (sebutan Sajuri, Red) tersebut akan menjadi satu referensi penentuan pemain yang akan dipertahankan musim depan.

Namun, pelatih berlisensi B nasional ini telah memberikan penilaian pada anak asuhnya sepanjang kompetisi lalu. Nilai ini akan diserahkan manajemen saat evaluasi tim yang rencananya diadakan Rabu (20/7/2011).

"Kalau secara komulatif memang sedikit sulit memberikan penilaian, karena banyak aspek yang menentukan. Tapi, secara permainan nilai rata-rata mereka delapan," kata Sajuri kepada Tribun Jogja, Sabtu (16/7).

Menurut pelatih yang juga berprofesi sebagai guru SMAN 1 Pajangan ini, setidaknya ada dua aspek dasar yang menjadi penilaian. Selain permainan selama satu musim kemarin, faktor kedisiplinan juga menjadi tolok ukur.

Tapi, bapak dua anak ini enggan menyebutkan siapa pemain yang memiliki nilai tertinggi. Ia juga mengungkapkan, nilai delapan yang diberikan tak berarti lantas semua pemain nilainya sama. Namun, ada juga yang dibawah angka tersebut.

"Mereka tampil bagus dan memberikan bukti kita bisa juara sekaligus promosi ISL. Tapi sekali lagi, tidak semua pemain punya nilai sama. Yang perlu diperbaiki musim ini adalah kedisiplinannya," ujarnya.

Sajuri menyatakan, dari sisi kedisiplinan anak asuhnya hanya mendapat nilai rata-rata tujuh. Ia beralasan, tak semua pemain mempunyai semangat yang sama saat berlatih.

Mister Koprol mengaku puas dan bangga dengan kerja keras anak asuhnya sepanjang musim. Hingga akhirnya impian masyarakat Bantul selama ini bisa terwujud, bisa bermain di ISL musim depan.

Manajemen Persiba juga mengaku puas dengan penampil tim musim ini. Bahkan manajer tim, Idham Samawi, menggaransi tak akan merombak total tim dan tetap memilih skuad saat ini sebagai basis Laskar Sultan Agung di Superliga.

"Saat ini kami secara intensif sedang melakukan komunikasi dengan beberapa pihak yang mau diajak kerja sama. Tapi, apapun hasil pencarian sponsor ini tak akan berpengaruh dengan skuad  yang ada," ungkapnya.

"Kami tak akan membongkar tim dan mulai dari nol. Basisnya tetap pemain yang ada (yang dipertahankan, Red) sesuai kualifikasi kita di ISL," tambahnya.

Idham manandaskan, Laskar Sultan Agung akan membangun tim mulai Agustus 2011. Mantan Bupati Bantul ini menargetkan skuad Persiba sudah siap, September mendatang. "Yang berbeda hanyalah penambahan pemainnya. Misalnya, kami dapat Rp 21 miliar ya nanti tambahan pemainnya kita cari yang berkualitas, agar kita bisa juara atau setidaknya di papan atas," pungkasnya.(ois)

Editor: Iwan Al Khasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved