Pemkot Yogyakarta Buka Layanan KB Gratis Setiap Selasa dan Jumat, Begini Cara Mengaksesnya

Beberapa fasilitas kesehatan lainnya seperti Puskesmas di Kota Yogyakarta, bakal segera diusulkan untuk membuka layanan KB.

Tayang:
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dokumentasi untuk Tribun Jogja/Dok. Pemkot Yogyakarta
Layanan KB gratis yang digulirkan Pemkot Yogyakarta di Klinik KB Pasar Beringharjo Lantai 3. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkot Yogyakarta membuka layanan Keluarga Berencana (KB) secara gratis dan rutin setiap hari Selasa dan Jumat.
  • Layanan hari Selasa dapat diakses di Klinik KB Pasar Beringharjo Lantai 3, serta Praktek Mandiri Bidan Ikatan Bidan Indonesia (PMB IBI) Melati di Kemantren Kotagede setiap Jumat.
  • Jenis layanan KB yang tersedia meliputi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti bongkar pasang IUD dan implan, hingga layanan kontrasepsi non-MKJP seperti pil dan kondom.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemkot Yogyakarta membuka layanan Keluarga Berencana (KB) secara gratis dan rutin setiap hari Selasa dan Jumat.

Untuk layanan hari Selasa dapat diakses di Klinik KB Pasar Beringharjo Lantai 3, serta Praktek Mandiri Bidan Ikatan Bidan Indonesia (PMB IBI) Melati di Kemantren Kotagede setiap Jumat.

Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta, Herristanti, menjelaskan layanan ini bersifat rutin dan terbuka untuk umum.

Pihaknya pun menyebut beberapa fasilitas kesehatan lainnya seperti Puskesmas, bakal segera diusulkan untuk membuka layanan KB.

"Untuk tahun 2026 ini, kami akan mengoptimalkan pelayanan KB di setiap hari Selasa dan Jumat. Kami juga membagikan flyer agar masyarakat bisa mendaftar melalui link atau langsung datang dan dilayani di tempat," ujarnya.

Baca juga: Status Siaga Darurat Bencana di Kota Yogyakarta Diperpanjang Sampai Februari 2026

Cara Mengakses

Adapun jenis layanan KB yang tersedia meliputi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti bongkar pasang IUD dan implan, hingga layanan kontrasepsi non-MKJP seperti pil dan kondom.

Untuk pendaftaran, warga masyarakat dapat mengakses link yang telah disebarkan instansinya melalui flyer maupun informasi dari radio pasar. 

Meski tingkat partisipasi KB di Kota Yogyakarta tergolong baik, namun masih berada di peringkat bawah dibandingkan kabupaten lain di DIY. 

Angka unmet need atau pasangan usia subur yang belum ber-KB masih berada di kisaran 9,5 persen, diharapkan layanan ini bisa mendorong antusiasme masyarakat.

"KB bukan soal membatasi jumlah anak, tetapi mengatur jarak kelahiran. Minimal jaraknya tiga tahun, supaya pengasuhan lebih optimal dan mencegah stunting," cetusnya. 

Bagi warga Kota Yogyakarta yang hendak mengikuti layanan KB gratis ini, dapat mendaftarkan diri melalui nomor 085876026665. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved