4 Tahun Bertahan dengan Inovasi dan Pelayanan Unggul di Tengah Rimba Coffee Shop Yogyakarta
Ribuan gerai coffee shop dengan beragam kelas dan target pasar, tumbuh subur di tengah keramaian kota yang tak pernah sepi pelancong ini.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menghirup aroma kopi di sudut Yogyakarta dewasa ini bak semudah menemukan warung-warung kelontong.
Ribuan gerai coffee shop dengan beragam kelas dan target pasar, tumbuh subur di tengah keramaian kota yang tak pernah sepi pelancong ini.
Namun, fenomena tersebut sama sekali tidak melunturkan optimisme Anak Panah Kopi Bizz Jogja yang merayakan hari jadinya ke-4, pada Jumat (9/1/2026) malam.
Anton Soebiyakto, pemilik Anak Panah Kopi Bizz, menuturkan data tahun 2025, tercatat ada sekitar 3.500 coffee shop yang tersebar di penjuru Yogyakarta.
"Sekarang dari ujung selatan sampai ujung utara Yogyakarta itu kan hampir setiap satu kilo ada coffee shop. Cuma, kita optimis dengan persaingan itu," katanya.
Anton pun mengungkapkan, Anak Panah Kopi Biz memahami betul bahwa cita rasa kopi yang nikmat hanyalah sebagai syarat dasar.
Ya, di tengah persaingan nan sengit, ia meyakini harus ada terobosan-terobosan dan pelayanan ekstra, supaya pengunjung melirik coffee shop-nya.
"Maka, kami mengedepankan layanan. Konsumen tidak hanya dilayani dengan produk, tapi juga dengan SOP ramah tamah. Itulah yang membuat mereka kembali lagi," ucapnya.
Baca juga: Libur Nataru Telah Usai, Harga Bapok di Sleman Berangsur Turun
Benar saja, pihaknya membawa terobosan yang jarang terpikirkan oleh pelaku bisnis serupa, yakni fasilitas toilet wanita yang sangat pro-perempuan.
Di sana, tersedia kebutuhan darurat seperti pembalut hingga kapas secara cuma-cuma, sebagai bagian dari cermin kualitas layanan secara keseluruhan.
"Soal menu, kami juga mengikuti tren pasar. Desember lalu, Dirty Latte jadi salah satu top seller di sini. Kami ingin konsumen yang mencari menu kekinian, juga bisa menemukannya di sini, dengan kualitas yang lebih baik," cetusnya.
Selain itu, Anton menyampaikan, sisi hiburan tidak luput dari perhatiannya, melalui pagelaran live music yang disajikannya secara rutin.
Sebagai contoh, dalam rangka 4th Anniversary bertajuk "APK Groovyland", Anak Panah Kopi Bizz mendatangkan penyanyi Dirly untuk menghibur para pengunjung setia.
"Turun naik itu pasti ada. Tapi dengan rata-rata 200-250 pengunjung saat weekend, kami yakin Anak Panah Kopi punya tempat tersendiri di hati masyarakat dan wisatawan," katanya.
Bukan tanpa alasan, Anton menyampaikan, lokasinya yang hanya satu kilometer dari Stasiun Yogyakarta, menjadikannya "ruang tunggu" premium.
| PSS Yogyakarta vs PSIS Semarang: Super Elja Punya Rekor Positif, Mahesa Jenar Pantang Gentar |
|
|---|
| Isi Kekosongan Sementara, Dedi Budiono Didapuk Jadi Pj Sekda Kota Yogya |
|
|---|
| Pemkot Yogya Tambah 7 SPAB, Perkuat Kesiapsiagaan Sekolah Hadapi Potensi Bencana |
|
|---|
| Sidang Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bantahan Sri Purnomo Ditolak |
|
|---|
| Angka Kemiskinan Kota Yogya Ditarget Turun Hingga Menyentuh Angka 5,8 Persen di 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/4-Tahun-Bertahan-dengan-Inovasi-dan-Pelayanan-Unggul-di-Tengah-Rimba-Coffee-Shop-Yogyakarta.jpg)