Libur Nataru Telah Usai, Harga Bapok di Sleman Berangsur Turun
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman mengklaim mayoritas komoditas pangan kini berangsur turun menuju harga normal
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:Setelah libur Nataru, harga bahan pokok di Sleman mulai melandai, dengan penurunan harga beras, minyak goreng, daging ayam, telur, dan cabai. Harga cabai rawit merah turun signifikan hingga 14,93 persen.Penurunan harga komoditas pangan disebabkan oleh turunnya permintaan setelah libur, meskipun cuaca tidak menentu mempengaruhi produksi cabai lokal.Sementara itu, harga bawang putih meningkat 5,12 persen akibat pasokan impor dari China yang terbatas, sementara stok bawang merah cenderung melimpah.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) telah selesai. Harga sejumlah bahan pokok (bapok) di wilayah Bumi Sembada disebut mulai melandai.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman mengklaim mayoritas komoditas pangan kini berangsur turun menuju harga normal.
Ketua Tim Kerja Distribusi dan Pemasaran Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Fitriana Nurhayati mengatakan, penurunan harga sebagian besar komoditas saat ini disebabkan penurunan permintaan setelah masa libur Nataru.
Ia merinci, harga-harga seperti beras premium terpantau turun 0,41 persen dari Rp15.313 menjadi Rp15.250/ kilogram.
Beras medium dari Rp12.257 menjadi Rp12.233/ kilogram atau turun 0,19 persen. Minyak goreng Minyakita turun 0,44 persen dari Rp17.652 per liter menjadi Rp17.575.
Selanjutnya daging sapi cenderung stabil dikisaran harga Rp139 ribuan. Daging ayam broiler turun 3,48 persen dari Rp37.946 menjadi Rp36.625/ kilogram.
Sedangkan telur ayam ras juga mengalami penurunan dari Rp29.750 menjadi Rp28.925/kilogram atau turun 2,77 persen.
"Harga komoditas (pangan) ini dapat dipantau pada laman hargapangan.slemankab.go.id," jelas Fitriana, dikutip Sabtu (10/1/2026).
Baca juga: Transfer Resmi Liga Inggris 10 Januari 2026: Spurs 8, City 4, Liverpool 2, MU 2, Arsenal 1
Cabai rawit merah yang sebelumnya melambung tinggi juga berangsur turun, dari semula Rp49.929 menjadi Rp42.475/kilogram atau turun 14,93 persen.
Cabai merah besar turun 8,98 persen dari Rp54.224 menjadi Rp50.714/kilogram. Kemudian bawang merah dari Rp45.625 menjadi Rp43.825/kilogram, atau terjadi penurunan 3,95 persen.
Kepala Dinas Perindag Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan pada kondisi cuaca saat ini, akibat hujan panas yang tidak menentu, menyebabkan tanaman cabai lokal di wilayah Kabupaten Sleman pertumbuhannya menjadi kurang bagus.
Hal ini berpengaruh pada sisi produktivitas. Kendati demikian, Sleman mendapat pasokan cabai dari beberapa daerah sentra yang cukup melimpah.
"Sehingga harganya turun," jelas Mae.
Adapun harga yang terpantau masih relatif cenderung naik adalah bawang putih. Berdasarkan pantauan harga pangan, bawang putih honan naik 5,12 persen dari semula Rp 32.250 menjadi Rp 33.900/kilogram.
| Trafik Data Indosat Naik saat Libur Nataru, Gunungkidul Melonjak 21,83 Persen |
|
|---|
| Okupansi Hotel di Kulon Progo Diklaim Tembus 70 Persen selama Libur Nataru 2025/2026 |
|
|---|
| KAI Bandara YIA Layani 177.205 Penumpang Selama Libur Nataru 2025/2026, Stasiun Tugu Jadi Tersibuk |
|
|---|
| Pemakaian Listrik Selama Nataru di Yogyakarta Naik 16 Persen |
|
|---|
| Jumlah Penumpang di Bandara Adisucipto Yogyakarta Naik 123 Persen pada Nataru 2025/2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Libur-Nataru-Telah-Usai-Harga-Bapok-di-Sleman-Berangsur-Turun.jpg)