PKS Bantul Yogyakarta Gandeng Generasi Muda, Target 2.400 Kader Baru

DPD PKS Bantul Yogyakarta menggelar Rakerda 2025 dengan fokus kaderisasi dan pelayanan publik.

Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
Pelaksanaan Rakerda DPD PKS Bantul di Ros In Hotel, Minggu (14/12/2025). 

 

Ringkasan Berita:
  • DPD PKS Bantul Yogyakarta menggelar Rakerda 2025 dengan fokus kaderisasi dan pelayanan publik.
  • Target 2.400 kader muda disiapkan untuk memperkuat barisan dan menghadapi Pemilu 2029.

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggandeng generasi muda untuk memperkuat internal kader. U

paya ini disampaikan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PKS Bantul yang digelar di Ros In Hotel, Minggu (14/12/2025).

Ketua DPD PKS Bantul, Agung Dwi Nugroho, menegaskan bahwa Rakerda menjadi langkah konsolidasi organisasi sekaligus penguatan barisan dalam menjalankan amanah kepengurusan periode 2025–2029.

“Rakerda bukan untuk menambah program baru, melainkan meneguhkan komitmen dan konsistensi dalam menjalankan program yang telah ditetapkan oleh struktur pusat dan wilayah,” ujarnya.

Menurut Agung, arah dan program organisasi sudah jelas. Tantangan terbesar bukan pada kekurangan program, melainkan menjaga konsistensi pelaksanaannya. 

Karena itu, penguatan barisan menjadi kunci agar program PKS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bantul dan Yogyakarta.

Rakerda PKS Kota Yogya: Fokus Pelayanan Publik dan Garap Ceruk Suara Anak Muda 

Target Kader Muda

Dalam Rakerda tersebut, PKS Bantul menegaskan fokus pada kaderisasi generasi muda. Selama setahun ke depan, pihaknya berencana mengajak sekitar 2.400 kader muda untuk bergabung. 

Jumlah ini meningkat signifikan dari sebelumnya sekitar 1.000 kader muda.

“Tadi sudah dilakukan simbolisasi pemberian jas PKS ke kader baru. Itu menjadi simbol bahwa kami ke depan akan fokus ke anak muda, Gen Alpha, maupun Gen Z. Karena survei terakhir kami menunjukkan kader baby boomer masih mayoritas, sekitar 60 persen,” jelas Agung.

Keterlibatan generasi muda diharapkan mampu memperkuat ekonomi kader, pembinaan anggota, serta pelayanan kepada masyarakat. 

Bahkan, PKS Bantul berencana membuat web khusus pencari kerja untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Bumi Projotamansari.

“Setahun pertama ini, kami fokus memperkuat kader dan kaderisasi. Bagaimana caranya agar kader PKS kuat secara mental, ekonomi, dan sosial. Apalagi di masa krisis seperti sekarang. Kami yakin jika kader kuat, InsyaAllah dua atau tiga tahun menjelang Pemilu, kita tidak memiliki kendala,” tambahnya.

Dengan tema nasional “Kokohkan Barisan, Tingkatkan Pelayanan, Raih Kemenangan”, PKS Bantul optimistis dapat memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Agung menegaskan, militansi kader, soliditas struktur, dan kerja kolektif menjadi tiga pilar utama PKS dalam menghadapi tahun politik ke depan.

“InsyaAllah PKS Bantul siap kerja. Fokus kita sederhana, yakni jalankan yang sudah disepakati, jaga ritme, dan tuntaskan amanah,” pungkasnya. (nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved