Fans Zhao Lusi Merapat! Penerbit Asal Jogja Ini Bakal Rilis Novel 'Hidden Love' Versi Indonesia

Novel populer yang menjadi sumber adaptasi drama hits Hidden Love dan The First Frost akhirnya bakal resmi diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja
Cover novel Hidden Love dan The First Frost yang bakal dirilis dalam bahasa Indonesia oleh penerbit asal Yogyakarta, Shira Media. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kabar gembira bagi para pencinta drama China di Indonesia, khususnya yang belum move on dari manisnya kisah cinta Sang Zhi dan Duan Jiaxu.

Novel populer yang menjadi sumber adaptasi drama hits Hidden Love dan The First Frost akhirnya bakal resmi diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

​Sebagai informasi, Shira Media, sebelumnya telah sukses membawa karya bestseller seperti PATA (Korea Selatan) dan Fang Si-Chi’s First Love Paradise (Taiwan).

Terbaru, Shira Media mengonfirmasi bakal segera merilis dua novel terjemahan karya penulis Tiongkok, Zhu Yi tersebut, pada akhir tahun 2025.

Publik tentu sudah familiar dengan drama Hidden Love, yang dibintangi Zhao Lusi - Chen Zheyuan, dan sempat menduduki peringkat kedua global di IMDb.​

Sementara The First Frost (Nan Hong) sukses nangkring di posisi ke-6 "Acara TV Teratas Netflix di Seluruh Dunia" dan mencetak rekor rating harian tertinggi untuk drama China di platform itu.

Baca juga: A.I.L.A Resmi Dirilis, Game First-Person Horor dengan Teknologi Imersif

​​Editor Hidden Love di Shira Media, Puput, menjelaskan bahwa novel terjemahan ini akan menjadi semacam "jembatan" bagi pembaca Indonesia.

​"Proses penerjemahan tidak mengalami kesulitan berarti dalam menangkap nuansa budaya atau idiom, karena kedua novel berlatar modern dan dekat dengan kehidupan sehari-hari," ungkapnya, Kamis (27/11/2025).

​Namun, penerbit akan tetap menyertakan catatan kaki (footnote) untuk istilah-istilah tertentu agar pembaca lebih mudah memahami konteks cerita.

​Shira Media pun mengumumkan bahwa novel ini akan dibagi menjadi dua bagian (Part 1 dan Part 2) dengan ketebalan masing-masing lebih dari 300 halaman.

​"Secara penerjemahan, karya sastra China memiliki makna yang lebih padat dan banyak daripada bahasa Indonesia," jelasnya.

Yang bikin makin spesial, Shira Media menggandeng ilustrator lokal untuk mempercantik visual novel ini, memberikan sentuhan berbeda dari versi aslinya.

Acara peluncuran khusus pun telah disiapkan, yang detailnya bakal diumumkan mendekati masa PO beberapa pekan mendatang. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved