Info Prakiraan Cuaca

BMKG Prakiraan Cuaca DI Yogyakarta Hari Ini Jumat 17 Oktober 2025

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat, 17 Oktober 2025

Tayang:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari
BMKG Prakiraan Cuaca DI Yogyakarta Hari Ini Jumat 17 Oktober 2025 

TRIBUNJOGJA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat, 17 Oktober 2025, masih akan didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. 

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan pada siang hingga sore hari, terutama di wilayah perbukitan dan pesisir selatan.

Secara umum, suhu udara di seluruh kabupaten dan kota di DIY berada pada kisaran 23 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembapan udara antara 58 hingga 99 persen.


BMKG melaporkan, Kulon Progo dan Bantul diperkirakan akan mengalami hujan ringan, sedangkan Gunungkidul, Sleman, dan Kota Yogyakarta berpotensi diguyur hujan sedang.

Di Kulon Progo, suhu berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celcius dengan kelembapan tinggi mencapai 95 persen. 

Bantul relatif lebih hangat, yakni 24 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembapan mencapai 98 persen.


Baca juga: Gerah! Ini Daftar Wilayah di Indonesia yang Dilanda Suhu Panas, BMKG: Capai 37 Derajat Celsius

Sementara itu, Gunungkidul dan Sleman menunjukkan kondisi yang hampir serupa, dengan suhu maksimum 32 derajat Celcius dan potensi hujan sedang.

Adapun Kota Yogyakarta diperkirakan memiliki kelembapan tertinggi hingga 96 persen, dengan suhu sekitar 24 hingga 32 derajat Celcius.

Jika dibandingkan dengan Kamis, 16 Oktober 2025, cuaca hari ini cenderung lebih lembap dan sedikit lebih dingin di beberapa wilayah.


Kemarin, hampir seluruh wilayah DIY hanya mengalami hujan ringan, dengan suhu maksimum yang sempat mencapai 34 derajat Celcius di Kota Yogyakarta.

Kini, suhu tertinggi turun sekitar 2 derajat Celcius, menandakan peningkatan aktivitas hujan dan awan tebal di atmosfer.

Kelembapan udara juga meningkat, terutama di Gunungkidul yang naik dari 94 persen menjadi 99 persen, serta di Kulon Progo yang sempat menyentuh 95 persen. Kondisi ini membuat udara terasa lebih gerah dan lembap pada siang hari, meski suhu tidak terlalu ekstrem.

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved